Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Wakil Kepala Kurikulum SMAN 9 Jogja Suprihatin, Pribadi yang Betah di Rumah karena Keluarga

Gunawan RaJa • Rabu, 7 Agustus 2024 | 14:05 WIB

 

Suprihatin
Suprihatin

 

RADAR JOGJA - Memiliki keluarga bahagia adalah impian banyak kepala keluarga. Membangun keharmonisan rumah tangga bisa dengan cara sesederhana, tidak perlu neko-neko.


Seperti diungkapkan Wakil Kepala Kurikulum SMAN 9 Jogja Suprihatin. Dia mengaku termasuk pribadi yang memiliki koneksi cukup dekat dengan keluarga.

"Saya itu kalau sudah di rumah betah banget," kata Suprihatin.


Jebolan S2 Penelitian Evaluasi Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) ini punya alasan, kenapa bisa betah di rumah.


"Basis saya IT (ilmu teknologi). Jadi kalau sudah di rumah bikin aplikasi untuk presensi digital, aplikasi android begitu," ujarnya.


S1 Teknik Informatika Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) tersebut menyampaikan, aktivitasnya dijadikan sebagai hobi di rumah. "Mulai dari tiga anak masih kecil-kecil, saya memang terbiasa di rumah. Membersamai mereka sampai tumbuh dewasa, sangat menyenangkan," ucapnya.


Selain IT, Suprihatin juga hobi menulis. Terhitung sejak 2018 sampai dengan sekarang telah terbit sebanyak enam judul buku. Di antara buku dengan judul sistem komputer, basis data kelas serta informatika.

"Tapi yo ora nengomah terus (tapi ya tidak di rumah terus). Kalau sejenak refresh full itu ya, glamping bersama keluarga," ucapnya.


Menurutnya, bisa berkumpul bersama dengan anggota keluarga merupakan momen paling membahagiakan. "Sepertinya beban hidup itu selesai dengan duduk di rumah bersama keluarga. Saya itu kalau di rumah benar-benar bahagia," jelasnya.


Kedekatan ini mulai dibiasakan sejak anak pertama lahir. Begitu seterusnya sampai anak ketiga. "Benar-benar saya tungguin semua kelahiran ketiga anak saya itu," bebernya.


Dia kini bisa merasakan manfaat keakraban dengan buah hati. Anak pertama yang kini duduk di bangku kuliah cukup mudah diajak komunikasi. "Bisa tertawa bersama, cerita bersama dan sekali lagi, itu sangat membahagiakan," ungkapnya. (gun/eno)

Editor : Satria Pradika
#UST #sman 9 jogja #UTY #Keharmonisan rumah tangga #Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa #Mengenal