RADAR JOGJA – Awalnya dari pengalaman teman-teman kuliah yang kerap membutuhkan cermin saat mengaplikasikan produk lipstik maupun lip tint. Tiga mahasiswa UGM yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Botanics mengembangkan produk lip tint dari bahan alami dan ramah lingkungan. Yaitu ekstrak kulit buah naga dan kunyit.
Mereka adalah Aurel Diyah Agustin dari fakultas ekonomi dan bisnis FEB, Salsabila Fitri Alya dari fakultas Farmasi, dan Dita Ristyani dari Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK).
"Botanics pakai ekstrak alami kulit buah naga dan kunyit untuk menghasilkan warna yang unik dan aman. Produk ini juga dilengkapi vitamin E untuk menjaga kesehatan bibir," kata Aurel, Kamis (25/7).
Aurel mengungkapkan, potensi untuk membuat produk yang tidak saja mementingkan aspek kualitas, namun juga praktis dan inovatif. Setiap paket Botanics berisi lip tint dan pouch plus cermin. “Ini memudahkan pengguna untuk memakai produk kapan saja dan di mana saja," terangnya.
Disebutnya, pouch atau wadah tersebut didesain secara stylish. Dapat digantung di berbagai tempat dan menambah kenyamanan bagi penggunanya. "Kami juga sediakan QR Code di kemasan dan botol lip tint untuk memberi info soal produk, hingga tips kecantikan," lontarnya.
Salsabila menambahkan, dipilihnya kulit buah naga juga bukan tanpa sebab. Bagian dari buah naga sebanyak 30-35 persen merupakan kulit, dan kulit tersebut mengandung zat warna alami bernama antosianin.
"Antosianin itu berperan memberi warna merah dan berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan," ujarnya."Dapat juga dijadikan alternatif pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan.”
Secara konsep Botanics sendiri mengusung metode green cosmetics, yakni sebuah produk kecantikan yang menggunakan bahan-bahan alami dan proses produksi yang ramah lingkungan. Tujuannya menghadirkan kecantikan yang berkelanjutan, lewat produk yang tidak saja bermanfaat ke kulit. “Tapi juga bagi lingkungan," pesannya. (iza/pra)