RADAR JOGJA - SMK Muhammadiyah 3 Jogja menjalin kerja sama dengan PT Astra International Tbk dalam hal sertifikasi keahlian. Dimulai dari penyelarasan kurikulum yang disesuaikan dengan kompetensi Astra. Sehingga lulusan teknik sepeda motor langsung mendapat sertifikat keahlian mekanik.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Jogja Kustejo mengatakan, sertifikat itu bisa dikantongi saat siswa lulus dalam uji kompetensi keahlian. “Kami datangkan dari Astra pengujinya,” ucapnye Kamis (18/7).
Sementara itu, Technical Training Coordinator Astra Motor Jogjakarta Danang Priyo Kumoro menyebut, saat ini tengah melanjutkan program 'ESG Mission, Engaging for The Future'. Hadir melalui program bersama sekolah mitra binaan. “Untuk menjadi SDM unggul dalam bidang sepeda motor Honda dalam memberikan layanan kualitas," kata Danang.
Salah satu output kolaborasi dengan dunia pendidikan adalah memberikan kesempatan uji kompetensi keahlian mekanik. "Kami melakukan uji kompetensi level satu kepada siswa. Jika berhasil mereka berhak mendapatkan sertifikat keahlian dari Astra," ucapnya.
Uji kompetensi berlangsung di sekolah binaan. Teknisnya, para siswa diberi waktu sekitar 90 menit untuk melakukan servis roda dua. Servis ringan dan penyetelan katup dalam pengawasan tim.
"Kecepatan dalam bekerja menjadi salah satu pokok uji kompetensi. Dari total servis 24 item, setiap pengerjaan satu item kami beri waktu 2,5 menit," ungkapnya.
Peserta uji kompetensi juga wajib mengikuti ujian tertulis. Kemudian dari Astra Honda melakukan penilaian. Bagi siswa yang berhasil mengantongi sertifikat keahlian, maka peluang dapat diterima bekerja di dunia industri terutama Astra. (gun/eno)