RADAR JOGJA - Torehan membanggakan diraih oleh Asysyfa Maisarah. Perempuan asal Sumatera Barat ini berhasil diterima sebagai mahasiswa baru prodi Akuntansi FEB UGM tanpa tes melalui jalur Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP).
Syfa sendiri juga lolos sebagai penerima Uang Kuliah Tunggal (UKT) pendidikan unggul bersubsidi 100 persen. Sehingga dia dibebaskan dari tanggungan biaya pendidikan selama kuliah.
Syfa datang dari keluarga dengan perekonomian menengah ke bawah. Ayahnya tamatan SMP yang bekerja sebagai buruh tani harian lepas. Menggarap lahan jeruk milik orang lain. Sedangkan ibunya sesekali membantu sang suami jika ada panggilan kerja.
Meski dalam kondisi keterbatasan, sejak SMP-SMA, Syfa selalu langganan juara kelas. Dia juga mendapat beasiswa sehingga bebas biaya sekolah. "SMA dulu dapat beasiswa sejenis boarding school, jadi dapat fasilitas asrama," katanya Kamis (18/7).
Meraih sekaligus mempertahankan prestasinya selama sekolah tersebut bukan perkara mudah. Dia harus belajar secara konsisten dan ekstra agar beasiswanya tidak dicabut. "Bersyukur selama SMA selalu juara umum dan dapat bintang mata pelajaran terbanyak di tiap semester," sebutnya.
Selain itu, Syfa juga banyak terlibat dalam berbagai kompetisi atau perlombaan. Salah satunya olimpiade nasional bahasa Indonesia."Tahun lalu, di situ dapat medali perunggu," tuturnya. (iza/eno)