RADAR JOGJA - Perjuangan penuh haru dilalui oleh Nurizha Meila Andini. Mahasiswi baru Prodi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM.
Meila berhasil masuk UGM tanpa tes lewat jalur Seleksi Nasional Berdasar Tes (SNBP). Dia mendapat beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) 100 persen. Sehingga dibebaskan dari biaya kuliah sampai dia lulus.
"Saya tertarik ke ekonomi sejak SMA, saat daftar sempat bingung mau Manajemen atau Ekonomi FEB UGM," kata perempuan asal Bojonegoro ini Rabu (3/7).
Harus diakui, Meila memiliki tekad yang kuat untuk kuliah di UGM. Namun dia sempat ragu untuk mendaftar ke perguruan tinggi karena persoalan biaya. Meila sendiri datang dari latar belakang ekonomi yang pas-pasan. Bahkan penuh keterbatasan.
Ayah Meila hanya tamatan SMP dan sehari-hari bekerja sebagai supir panggilan. Sementara sang ibu membantu berjualan jajanan serta gorengan yang dititipkan ke kantin-kantin sekolah.
"Keluarga bangga saat saya lolos UGM dari jalur prestasi, apalagi juga mendapat UKT nol rupiah," serunya.
Selama ini, Meila banyak berfokus untuk mengembangkan dirinya baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Salah satunya dia tercatat pernah diundang ke Istana Negara untuk menampilkan kesenian tari Thengul khas Bojonegoro. "Saat itu pentas di Hari Kemerdekaan Indonesia pada 2019," kenangnya.
Ke depan, dia berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi dirinya. Dalam prospek jangka panjang, dia memiliki mimpi besar menjadi seorang pengusaha dengan membuka bisnis di bidang bakery.
"Untuk mewujudkan mimpi itu, saya harus tekun belajar dan berusaha untuk berprestasi," tandasnya. (iza/eno)