RADAR JOGJA - Ekosistem lingkungan sehat dan berkelanjutan jadi harapan besar yang diinginkan oleh Yudhistira Wiranusa. Mahasiswa D4 Teknik Sipil angkatan 2020 UGM ini menjabat sebagai ketua komunitas peduli lingkungan bernama Lokalogi, sekaligus menjadi bagian dari organisasi Pramuka UGM sebagai koordinator pengembangan anggota.
Komunitas Lokalogi fokus pada isu lingkungan terutama masalah sampah. Yudhis menyebut volume sampah makin mengkhawatirkan. “Kami berupaya membuat komunitas di kampus UGM yang bergerak aktif pada isu tersebut," katanya pada Radar Jogja, Senin (17/6).
Ia berujar, menumpuknya sampah di area kampus juga menjadi perhatiannya. Dia fokus pada sistematika kampus mengelola sampah-sampah tersebut. "Saya tertarik ke sistem dan cara mengelola sampah dengan baik, di lingkup mahasiswa dan kegiatan kepramukaan," paparnya.
Ke depannya, dalam bidang pekerjaan, aspek keberlanjutan ekosistem lingkungan juga diusung oleh Yudhis, ia mengaku bercita-cita menjadi insinyur bangunan yang berfokus pada bangunan ramah lingkungan (Green Building) pada skala rumahan. "Sehingga harapannya setiap individu dapat menciptakan rumah yang ramah lingkungan," ungkap mantan Ketua Pramuka UGM tahun 2023 ini.
Ke depannya, Yudhis mencanangkan target untuk segera menyelesaikan masa studi. Selain itu juga fokus pada pengembangan Lokalogi agar bisa menginspirasi segenap mahasiswa lainnya agar dapat mengelola sampah dengan lebih baik.
"Semoga komunitas Lokalogi bisa menjadi penggerak aksi kolektif mahasiswa dan Pramuka dalam aksi nyata berkarya tanpa sampah," tandasnya (iza/pra)