RADAR JOGJA - Menindaklanjuti pembatalan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) kembali memberlakukan tarif tahun lalu.
"UKT yang sebelumnya ditetapkan dalam 10 kelompok untuk 2024, kini kembali menjadi 8 kelompok UKT," kata Rektor UPNVY Muh Irhas Effendi Rabu (29/5).
Kemudian bagi mahasiswa yang mengalami kelebihan pembayaran akan menerima pengembalian selisih dana. Mekanisme pengembaliannya, akan diinformasikan lebih lanjut melalui pemberitahuan resmi.
Kemudian mahasiswa yang mengalami kekurangan pembayaran, akan dibebaskan dari kekurangan tersebut. "Beberapa prodi tarif UKT-nya di 2024 mengalami penurunan dibanding 2023," bebernya.
Sedangkan untuk mahasiswa yang belum melakukan daftar ulang karena alasan administratif, akan diberikan kesempatan. Berupa pendaftaran ulang kembali sampai batas waktu yang ditetapkan.
"Soal UKT, UPN juga memberi kesempatan melakukan sanggah dan permohonan penurunan," lontarnya.
Irhas memaparkan, dari jumlah 1.192 mahasiswa yang diterima pada jalur SNBP 2024, terdapat 671 mahasiswa yang mengajukan sanggah UKT. Kemudian sebanyak 423 mahasiswa atau 63 persen disetujui.
"Lalu yang mengajukan sanggah banding sebanyak 171 mahasiswa dan 160 mahasiswa atau 93,6 persen disetujui," rincinya.
Seluruh keputusan ini, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen UPNVY dalam mendukung mahasiswa. "Kami ingin memastikan bahwa proses pendidikan berjalan lancar tanpa hambatan finansial," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika