RADAR JOGJA – Fakultas Kedokteran UNY resmi membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru Senin (27/5). Meskipun baru, fakultas ini telah menggandeng empat rumah sakit sebagai lokasi pendidikan mahasiswa ke depannya.
Plt Dekan Fakultas Kedokteran UNY Kartika Ratna Pertiwi menjelaskan, fakultasnya telah bekerja sama dengan RSUD Panembahan Senopati, Bantul sebagai lokasi pendidikan utama. Selain itu, terdapat rumah sakit pendidikan satelit di RSUD Prambanan Sleman.
Ada pula RSJ Dr Soerojo Magelang dan RS Bhayangkara Polda DIJ sebagai rumah sakit pendidikan afiliasi. “Kampus juga menyiapkan lahan untuk jadi rumah sakit akademik. Rencananya ada di Kulon Progo,” sebut Kartika Senin (27/5).
Menurutnya, pembukaan fakultas baru ini didasarkan pada keinginan untuk menambah jumlah dokter di Indonesia. “Walaupun ada penambahan, melihat dari standar WHO, kebutuhan dokter per jumlah penduduk itu kita masih kekurangan,” ujarnya.
Kartika menyebutkan, UNY mengedepankan keunggulan di kedokteran olahraga untuk prevensi dan promosi kesehatan. Baik itu kepada masyarat umum maupun khusus, seperti lansia dan disabilitas.
Pada pembukaan tahun pertama ini UNY akan menerima 50 mahasiswa. Mahasiswa dari jalur mandiri ini akan dikenakan UKT paling rendah dari golongan tiga sebesar Rp 10 juta. Kemudian paling tinggi golongan sepuluh sebesar Rp 30 juta.
Mahasiswa baru juga diminta untuk mengisi Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Ini bisa dipilih dari golongan I yakni Rp 0 hingga golongan XI yakni Rp 250 juta.
“Untuk beasiswa kami menjalin kemitraan dengan beberapa pemerintah kabupaten. Beasiswa yang lain akan mengikuti kampus kalau sudah dibuka jalur reguler,” beber Kartika.
Dokter dengan keahlian Biologi Manusia dan Gizi tersebut turut menyebutkan bahwa ke depan UNY akan membuka program studi pendamping. “Yaitu di gizi karena sudah ada departemen boga. Selain itu, di bidang fisioterapis karena sudah memiliki Health and Sport Center dengan keunggulan terapi,” ucapnya.
Disebutkan, jalur seleksi mandiri berdasarkan hasil tes akademik berbasis Computer Based Test (CBT) di kampus akan digelar hingga 1 Juli. Sedangkan CBT di domisili, dilaksanakan pada 12 Juni sampai 15 Juli. (cr1/eno)