RADAR JOGJA - Penyakit Diabetes militus bisa menyerang siapa saja. Gangguan metabolisme yang ditandai kondisi kadar gula darah meningkat (hiperglikemia), sedang diantisipasi oleh MAN 1 Gunungkidul.
Kepala MAN 1 Gunungkidul Kholis Muhajir mengatakan kesehatan peserta didik menjadi perhatian sekolah. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah diabetes melitus (DM). MAN 1 Gunungkidul bekerja sama dengan dengan UPT Puskesmas Wonosari II mengadakan pemeriksaan kadar gula darah untuk siswa. “Untuk skrining dini," kata Kholis Muhajir.
Keterlibatan lembaga pendidikan dan dukungan masyarakat dibutuhkan agar anak dengan DM tertangani dengan baik, dan terhidar dari komplikasi, agar dapat tumbuh-kembang optimal. "Selain siswa pemeriksaan juga menyasar guru," ujarnya.
Kegiatan pemeriksaan kadar gula bertujuan untuk skrining deteksi dini DM, sehingga jika ditemukan kadar gula darah tinggi bisa segera dilakukan pengobatan."Kami bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar iswa dan guru memiliki kadar gula darah normal," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul Sa'ban Nuroni mendukung setiap program positif di setiap satuan pendidikan."Kami mengapresiasi kepada sekolah dibawah Kankemenag Gunungkidul karena terus aktif dalam perkembangan dan memajukan peserta didik," kata Sa'ban Nuroni. (gun/pra)