AKPRIND baru saja menerima penyerahan surat keputusan perubahan bentuk menjadi universitas setelah sebelumnya bernama Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.
Rektor Universitas AKPRIND Indonesia Dr. Edhy Sutanta mengatakan, bahwa perubahan bentuk tersebut merupakan sebuah tanggungjawab yang besar.
"Tapi dengan komitmen dan sinergi bersama, ini momentum yang tepat untuk berubah menjadi lebih baik di seluruh aspek," katanya, Kamis (21/3).
Edhy mencanangkan, bahwa ke depannya ia bersiap dan akan terus meningkatkan mutu prodi, pelayanan, hingga menggali sumber pendapatan baru selain dari mahasiswa atau masyarakat.
"Kita harus fokus agar institusi ini bisa terus tumbuh dan maju sesuai yang dicita-citakan para pendiri terdahulu," serunya.
"Kita pastikan juga semua prodi memberi program pendidikan yang berkualitas, setiap pengajar juga memberi layanan yang terbaik," imbuhnya.
Tak hanya melakukan perubahan bentuk, Universitas AKPRIND Indonesia juga menambah program studi baru, yakni prodi manajemen ritel untuk jenjang S1.
"Bersamaan dengan SK perubahan tersebut, kami juga menambah prodi manajemen ritel. Perubahan ini terjadi setelah di usia 51 tahun," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI wilayah V Jogjakarta Prof. Setiabudi Indartono mengungkapkan, kompetisi bisnis pada sektor perguruan tinggi sungguh berat dan ketat. Perubahan bentuk yang dilakukan AKPRIND juga menjadi aspek penting yang memang harus dilakukan.
"Kami ucapkan selamat atas turunnya SK universitas AKPRIND Indonesia. Tadi disampaikan ada mimpi-mimpi besar yang ingin dicapai, ini luar biasa sekali," lontarnya.
Setiabudi menyampaikan, bahwa Universitas AKPRIND Indonesia harus bisa menunjukkan branding yang berkualitas melalui hal-hal yang valid seperti kualitas para dosen hingga program pendidikan.
"Siapa yang berkualitas itu yang bertahan, siapa yang serius itu yang dipilih, anak-anak sudah semakin pintar memilih perguruan tinggi, tidak bisa diiming-imingi sesuatu yang abstrak," pesannya.
"Lab yang banyak dan memadai di Akprind ini sangat mungkin dilakukan riset dan penelitian, outputnya bisa meningkatkan kualitas universitas dan civitas akademika AKPRIND secara umum," imbuhnya.
Penuturan lain datang dari Anggota Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP) Prof. Dr. Harjum Muharam, ia berharap bahwa ke depannya LLDIKTI bisa terus membersamai dan membantu Universitas AKPRIND Indonesia agar terus berkembang.
"Kita sudah bertransformasi, segala hal yang menyangkut capaian akademik harus kita kejar, sistem harus diperbaiki, lalu penjaminan mutu dan reputasi," paparnya.
Ia juga membeberkan, penting bagi AKPRIND untuk bisa menjadi universitas yang unggul dengan dosen yang juga berkualitas, menurutnya hal tersebut bisa dicapai salah satunya melalui sistem yang akuntabel dan transparan.
"Untuk mencapai berbagai target itu kita harus progresif, tidak bisa hanya berada di zona nyaman," tandasnya.
Editor : Bahana.