Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Unmaha Yogyakarta Terus Tingkatan Fasilitas dan Siapkan Lulusan Jadi Pengusaha

Fahmi Fahriza • Kamis, 21 Maret 2024 | 02:26 WIB
ANDAL: Rektor Universitas Mahakarya Asia Jogjakarta Eni Munarsih
ANDAL: Rektor Universitas Mahakarya Asia Jogjakarta Eni Munarsih

SLEMAN - Universitas memiliki peranan dalam menciptakan lulusan sebagai pengusaha. Hal tersebut dilakukan Universitas Mahakarya Asia (Unmaha) Yogyakarta.

Rektor Unmaha Yogyakarta Eni Munarsih mengatakan, salah satu tagline yang kental melekat di Unmaha adalah Kampus Pencetak Pengusaha.

Hal tersebut tidak saja menjadi tagline semata. Namun, juga diimplementasikan dalam berbagai program dan fasilitas yang diberikan pada mahasiswa.

"Entrepreneurship mahasiswa memang kami kuatkan, sesuai dengan tagline kami kampus pencetak pengusaha," katanya pada Radar Jogja, Rabu (20/3).

Eni mengungkapkan, entrepreneurship bagi mahasiswa merupakan modal utama yang sangat penting untuk dipahami dan dilakukan

Menurutnya, entrepreneurship tidak saja menyoal menciptakan atau menjual produk atau karya semata.

"Tapi entrepreneur itu juga soal kompetensi diri. Kalau ingin jual produk bagus, harus membentuk kompetensi unggulan diri sendiri terlebih dahulu," sebutnya.

Ia mencontohkan, dalam prosesnya mahasiswa diajak secara aktif untuk mempelajari dan mempraktikkan langsung teori wirausaha berbasis praktik.

Misalnya dalam prodi arsitektur, Eni menyebut, untuk bisa menjadi techno preneur mahasiswa harus bisa membuat karya yang layak jual. 

Itu dibangun sejak semester awal lewat pameran, lalu ketika nanti di semester akhir mereka juga harus pitching dengan pengusaha.

Contoh lain adalah di prodi akuntansi, Unmaha tidak saja memberi pemahaman mahasiswa sebagai staf

Namun, juga membentuk dan membekali mereka sebagai akuntanpreneur.

"Jadi output-nya tidak hanya dinilai dosen, tapi dinilai oleh pasar secara langsung. Selain menghasilkan karya mereka juga harus bisa menjual hasil karyanya," bebernya.

"Ada business matching yang dilakukan berkala bagi mahasiswa untuk menampilkan produk-produk atau karya mereka," imbuhnya.

Lebih lanjut, dalam konteks pembelajaran formal, para mahasiswa juga menerima materi terkait kewirausahaan mulai dari pembuatan dan pengembangan website, search engine optimization (SEO) hingga digital marketing.

"Kami mendorong mahasiswa yang punya bisnis project harus punya website, kami siapkan juga domain website bagi mahasiswa untuk memfasilitasi produk dan usaha mereka," tandasnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#Yogyakarta #Unmaha #entrepreneur