RADAR JOGJA - Dibangun pada 1980 berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No.10 tahun 1973, beberapa bangunan sekolah di Kulon Progo mulai rusak. Direncanakan tahun ini akan dilakukan perbaikan.
Kepala Sekolah SDN Jlaban, Endah Suprihatin membenarkan sekolahnya yang mengalami rusak berat, ketika dihubungi Radar Jogja, Kamis (8/2). Ia mengungkapkan bahwa kerusakan terjadi pada bagian rangka atap yang sudah lapuk. Terlebih beberapa kelas mengalami kebocoran, akibat hujan.
"Selain bocor, beberapa plafon juga mulai berjatuhan, untungnya tidak ada siswa yang terkena," ucap Endah.
Endah mengungkapkan bahwa SDN Jlaban menampung siswa sejumlah 116 siswa, dengan rata-rata setiap kelasnya berkisar 20 siswa. Adanya kerusakan sekolah, tentunya sangat mengganggu aktivitas kegiatan belajar dan mengajar.
Lebih mirisnya, SDN Jlaban merupakan sekolah yang dibangun tahun 1980 dengan pembangunan swadaya dari masyrakat. Endah mengungkapkan bahwa dirinya merupakan alumni sekolah tersebut.
"Dari sejak awal pembangunan yang dilakukan pemerintah sampai sekarang, hanya ada rehabilitasi minor," ucap Endah.
Ia mengungkapkan bahwa terakhir SDN Jlaban mengalami rehab besar-besaran di seputaran tahun 90-an. Namun hingga tahun 2024 ini rehabilitasi besar tidak dilakukan kembali. Sehingga sangat wajar apabila bangunan dirasa sudah tidak layak digunakan.
"Sayang sekali apabila tidak direhabilitasi, karena sekolah kami berprestasi," ucap Endah.
Endah mengungkapkan bahwa sejak dahulu SDN Jlaban merupakan sekolah berprestasi. Terakhir kali di tahun 2023, salah satu siswa SDN Jlaban mendapatkan juara di Olimpiade Sains Nasional (OSN).
"Sebelumnya Kepa Disdikpora Kulon Progo melakukan kunjungan di bulan September, kemudian kembali lagi di bulan November bersama pihak PU," ucap Endah.
Endah berharap segera mendapatkan bantuan rehabilitasi, setelah kunjungan dari pihak terkait. Terutama kesegeraan pembangunan, karena berkaitan dengan keamanan siswa.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DISDIKPORA) Kabupaten Kulon Progo menyiapkan Dana Rehabilitasi sekolah sebesar Rp 20 milyar. Adanya anggaran ini sudah diajukan sejak tahun 2023 lalu.
"Sekitar Rp 18- 20 milyar unruk anggaran tahun ini," ucap Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo
Editor : Heru Pratomo