JOGJA - Pendidikan kewirausahaan jadi salah satu aspek penting yang harus ditanamkan sedini mungkin kepada para mahasiswa.
Dosen kewirausahaan dan periklanan Ilmu Komunikasi UMY Erwan Sudiwijaya mengatakan, bahwa banyak aspek penting yang bisa disampaikan melalui pendidikan kewirausahaan bagi anak-anak muda di generasi saat ini.
Disebutnya, kewirausahaan penting untuk membuat anak-anak muda termasuk juga mahasiswa menjadi lebih peka dan solutif dengan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam konteks bermasyarakat.
Selain itu, kewirausahaan juga bisa memicu nalar kreatif anak-anak muda untuk bisa mengimplementasikan ide mereka menjadi capaian karya atau bisnis.
"Banyak mahasiswa yang kreatif, banyak saya temui mahasiswa itu punya bisnis sambil tetap jalan kuliahnya," katanya, Selasa (16/1).
Kendati pada dasarnya tidak semua mahasiswa punya keinginan untuk berwirausaha, ujarnya, tetap ada hal-hal baru yang bisa mereka dapatkan.
Ia juga meyakini pendidikan kewirausahaan tersebut jadi aspek penting di perkuliahan.
"Tentu tidak semua ingin berwirausaha, tapi jelas ada manfaatnya, mulai dari pemetaan masalah, problem solving hingga berkomunikasi di ruang publik," sambungnya.
Dalam prosesnya, Erwan menuturkan bahwa cukup banyak mahasiswa yang memang berkuliah sembari menjalankan bisnis atau berwirausaha.
Hal tersebut dinilainya cukup positif karena secara umum mereka sudah tahu atau sudah merancang goals yang ingin diraih ke depannya.
Lebih lanjut, Erwan juga menyebut bahwa banyak pengakuan dari mahasiswanya terkait pendidikan kewirausahaan di perkuliahan yang banyak membantu mereka. Terutama pada aspek teoritis.
"Walaupun tetap ada basis praktiknya, kalau di kampus kan lebih banyak teori ya, tapi kita coba seimbangan dua hal tersebut," tuturnya.
Terpisah, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Ardian Permadi mengungkapkan, saat ini menjalani kuliah sembari menjalankan usaha pada sektor kuliner bersama beberapa temannya.
"Saat ini, ya, kuliah masih jalan. Di luar itu lagi rintis usaha sama beberapa teman, rumah makan kecil-kecilan," paparnya.
Ardian menuturkan, bahwa secara umum ia banyak belajar melalui berbagai seminar wirausaha, tak jarang juga ia mengunjungi beberapa kampus di Jogja untuk mengikuti gelaran seminar bertemakan wirausaha.
"Belajar dari sosmed jelas dilakuin, selain itu ya sering dateng seminar atau workshop, sekalian bisa ketemu praktisi," lontarnya.
Ia sendiri menyampaikan, bahwa salah satu alasannya mulai berwirausaha adalah karena melihat persaingan di sektor perkejaan formal yang sudah sangat tinggi.
"Persaingan sekarang ketat, lulusan juga banyak yang berkualitas, jadi wirausaha ini semacam plan cadangan kalau tidak kerja di sektor formal," tandasnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad