RADAR JOGJA - Selama libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (nataru), siswa di DIY diminta memanfaatkan waktunya dengan kegiatan positif. Intruksi ini sudah disampaikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY melalui surat edaran ke sekolah.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengatakan, surat edaran tersebut berisikan siswa yang tetap harus menjalankan program Krida Bakti Sosial (KBS). “Kegiatan anak-anak yang sebenarnya tidak hanya (dilakukan, Red) pas liburan,” ungkapnya kemarin (19/12).
Program KBS ini memang wajib dilakukan satu kali dalam satu semester. Kegiatannya berupa kunjungan ke panti asuhan, hingga panti jompo. “Yang dilakukan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa," ujarnya.
Setelah kunjungan, para siswa diharuskan membuat laporan yang berisikan pengalaman dari kegiatan tersebut. "Semacam laporan berisi narasi berisi kebermaknaan dari kegiatan kunjungan ke panti asuhan maupun panti jompo tersebut," jelasnya.
Selain itu, para guru juga diminta tidak memberikan tugas yang terlalu berat kepada anak didiknya selama masa liburan. Sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk berlibur. "Karena selama bersekolah tugas-tugas mereka sudah banyak," lontarnya.
Libur sekolah kali ini, seluruh siswa tingkat SD, SMP, dan SMA di DIY akan dimulai sejak 25 Desember hingga 1 Januari 2024. Jumlah itu ditambah dengan libur tanggal merah berdasarkan SKB 3 Menteri yang menetapkan 25 Desember saat Hari Raya Natal dan 26 Desember sebagai cuti bersama. (wia/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita