Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Konferensi Internasional, UT Bahas Tantangan dan Peluang AI

Wulan Yanuarwati • Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:40 WIB
MERIAH: Pembukaan 3rd International Conference on Innovation in Open and Distance Learning (INNODEL) 2023 yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (23/10).WULAN YANUARWATI/RADAR JOGJA 
MERIAH: Pembukaan 3rd International Conference on Innovation in Open and Distance Learning (INNODEL) 2023 yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (23/10).WULAN YANUARWATI/RADAR JOGJA 


RADAR JOGJA - Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan di bidang pendidikan. Merespons hal itu, Universitas Terbuka (UT) menggelar 3rd International Conference on Innovation in Open and Distance Learning (INNODEL) 2023 bertajuk peluang dan tantangan Artificial Intelligence.


Rektor UT Ojat Darojat mengatakan, baik buruknya AI tergantung bagaimana cara melihat dan mendefinisikan. Bisa menjadi peluang sekaligus tantangan, khususnya di bidang pendidikan.


"AI akan membantu kehidupan manusia, lebih efisien, lebih sederhana," ujarnya pada pembukaan INNODEL 2023 di Royal Ambarrukmo Senin (23/10).


Ojat menilai, kehadiran AI membuat tugas lebih mudah, efisien, dan produktif. Misalnya dalam perkuliahan yang melibatkan banyak tutor. Hal ini bisa diefektifkan dengan adanya teknologi. Disesuaikan dengan kondisi yang ada sehingga bisa memangkas banyak anggaran maupun prosedural.


"Penyelesaian tugas mahasiswa atau pemeriksaan ujian semester bisa dilaksanakan dengan mesin," sebutnya.
Meski begitu, Ojat tidak menampik, ke depan akan banyak profesi yang bisa digantikan oleh mesin dengan kemampuan AI. Meski begitu, seiring perkembangan zaman, akan banyak juga pekerjaan yang membutuhkan manusia. Sebab menyoal tentang rasa, tidak bisa digantikan oleh mesin.
"Dan kita segera punya solusi. Pasti akan ada pekerjaan baru untuk generasi masa datang," jelasnya.


Ketua Pelaksana 2023 INNODEL sekaligus Kepala Pusat Riset dan Inovasi PTJJ, LPPM UT Daryono mengatakan, teknologi AI juga berfungsi menghentikan praktik-praktik plagiarisme di dunia pendidikan. "AI itu learning tools, mau nggak mau mahasiswa harus tahu, di dunia kerja juga. Semua teknologi selalu ada positif dan negatif," ujarnya.


INNODEL 2023 menghadirkan pembicara dari beberapa negara. Mereka adalah Kinshuk dari The University of North Texas, Vanessa Paz Dennen dari Florida State University USA, dan Ghassan Beydoun dari University of Technology Sydney Australia. Selain itu juga ada Yunandha Indrakusumah dari PT Telkom Indonesia dan Maria Mercedes dari The Ateneo de Manila University The Philippines. (lan/eno)

Editor : Satria Pradika
#innodel #Artificial Intelligence (AI)