RADAR JOGJA - Seribuan peserta yang merupakan anak-anak sekolah rombel SMP dan SMA di wilayah Sleman antusias mengikuti pelatihan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Karya Insipirasi Indonesia di Cine Club, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Karya Inspirasi Indonesia sendiri merupakan program pelatihan yang berada di bawah naungan PT Sarana Edukasi Indonesia. CEO dan Founder PT Sarana Edukasi Indonesia Rizki Ananda menyebut, bahwa pihaknya memiliki fokus tujuan di dunia literasi dan pendidikan.
"Kami fokus di dunia literasi, salah satunya lewat Karya Insipirasi Indonesia selama 5 tahun ini," jelasnya, Sabtu (14/10).
Dalam gelaran tersebut Rizki menjelaskan bahwa pelatihan dibagi menjadi dua sesi, adapun durasi per sesi yakni 4 jam pelatihan dan masing-masing sesi diikuti oleh 500 peserta.
"Total peserta hari ini 1.000 peserta, selain pelatihan ada juga hiburan stand up comedy dan ice breaking lainnya," imbuhnya.
Rizki merinci, bahwa Jogjakarta jadi kota yang cukup potensial dengan banyaknya jumlah pelajar dan mahasiswa, untuk area DIJ sendiri disebutnya ia sudah melakukan beberapa kali pelaksanaan pelatihan.
"Bulan lalu di kota Jogja, hari ini di Sleman dan besok kami ke Bantul," serunya.
Diakuinya, target utama dari pelaksanaan tersebut adalah untuk membuka wawasan atau pola pikir terutama bagi pelajar untuk dapat mengerti dan menggunakan bahasa Inggris dalam banyak aspek kehidupan mereka.
"Kami ingin anak-anak aware dengan bahasa inggris dan pentingnya dalam dunia pendidikan hingga pekerjaan," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Nazhiifa Khansa Fadhila yang merupakan siswa dari MTsn 6 Sleman mengaku antusias dengan pelatihan yang diberikan.
Ia mengaku materi yang disampaikan diberikan secara interaktif sehingga makin membuat peserta antusias untuk mengikuti gelaran tersebut.
"Pelatihannya seru, mentornya juga interaktif dan tidak monoton," terangnya.
Nazhiifa mengaku bahwa pelatihan tersebut diakuinya penting untuk dijadikan bekal guna mempersiapkan diri masuk ke jenjang SMA bahkan perkuliahan.
"Bagus untuk modal masuk ke SMA, karena sudah mau lulus juga," ujar siswa kelas 9 tersebut.
Ke depannya ia mengaku siap dan ingin mengikuti gelaran serupa jika memang ada dan diadakan di wilayah Jogjakarta. "Pengen ikut lagi, tadi juga ketemu banyak temen-temen dan kenalan baru," tutupnya. (iza/ila)
Editor : Reren Indranila