Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

4 Permainan Bahasa Untuk Membantu Meningkatkan Kemampuan Bahasa Kedua (B2) Pada Anak-anak

Bahana. • Rabu, 11 Oktober 2023 | 22:56 WIB
sumber : Tanoto Foundation
sumber : Tanoto Foundation

RADAR JOGJA - Bahasa merupakan sebuah media yang digunakan setiap individu untuk berkomunikasi.

Faktor tersampaikannya informasi karena adanya bahasa. Setiap manusia paling sedikit menguasai satu hingga dua bahasa.

Saat ini, zaman dan teknologi sudah berkembang dengan pesat sehingga pemerolehan dua bahasa untuk setiap individu bukan suatu hal yang sulit.

Anak-anak jaman sekarang sudah mahir dengan berbagai bahasa. Salah satu faktornya yaitu pengaruh dari orang tua dan orang- orang yang ada di lingkungan terdekatnya.

Faktor utama pemerolehan bahasa pertama atau bahasa ibu  pada anak berasal dari orang tua.

Selain itu, beberapa faktor pun mempengaruhi kokohnya bahasa pertama pada anak yaitu karena faktor lingkungan bermain dan lingkungan sekolah. 

Bentuk bahasa pertama pada anak biasanya berupa bahasa daerah. Contoh apabila seorang anak tinggal di daerah Yogyakarta sejak masa kecilnya. Lingkungan keluarga dan bermain mayoritas masyarakat jawa dan berbahasa Jawa, maka bahasa pertama anak tersebut adalah bahasa Jawa.

Pada masa sekarang ini, memiliki dua kemampuan bahasa atau bilingualisme merupakan suatu keharusan, terutama pada anak-anak.

Mereka perlu dilatih sejak dini agar kemampuan bahasa keduanya dapat dikuasai dengan baik.

Tujuannya penguasaan bahasa kedua pada anak-anak yaitu untuk mempermudah berkomunikasi dengan masyarakat luas di luar daerah tempat tinggalnya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bahasa kedua pada anak yaitu dengan permainan bahasa.

Bermain merupakan suatu kegiatan yang sangat disukai oleh anak-anak. Agar anak-anak tidak merasa bosan dalam pembelajaran bahasa maka seorang pengajar memerlukan media bermain.

Beberapa permainan bahasa untuk membantu dalam pemerolehan bahasa dan meningkatkan kemampuan bahasa kedua (B2) pada anak-anak.

  1. Word Search Games (Mencari Kata)

Cara bermainan yaitu anak-anak diminta untuk mencari kata sebanyaknya dalam tabel atau puzzle huruf.

Seorang pengajar perlu menyiapkan tabel- tabel berisikan huruf-huruf acak. Namun, sebelumnya membuat tabel tersebut harus ditentukan dulu kata kunci dalam puzzle-puzzle huruf tersebut. Permainan tersebut dapat membantu anak menambah kosa kata terutama dalam pemerolehan bahasa kedua (B2).

   2. Teka-Teki Silang (TTS)

Cara bermainnya anak-anak harus menebak pertanyaan yang sudah disediakan. Jawaban atas pertanyaan tersebut disusun dalam kotak-kotak dalam bentuk vertikal atau horizontal.

Permainan ini dapat membantu anak menguasai bahasa kedua. Selain menambah kosakata, namun juga dapat mengetahui bagaimana penulisan kosakata yang benar.

 3. Permainan Tebak Gambar

Permainan dalam bentuk kelompok. Dalam satu kelompok terdapat satu anak yang menebak gambar, kemudian peserta lainnya harus menjelaskan kepada anak yang membawa gambar untuk membantu tersebut menebak gambar yang ia bawa.

Permainan ini dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa kedua anak. Kemampuannya meningkat melalui kegiatan menjelaskan yang harus dilakukannya.

 4. Permainan Story Telling

Cara bermainan yaitu seorang pengajar perlu membuat sebuah cerita yang didalamnya mengandung banyak kosa kata yang memiliki bunyi yang hampir mirip.

Kemudian pengajar perlu menentukan dua kata kunci yang akan dituliskan dalam satu lingkarang besar untuk setiap kata kunci.

Baca Juga: Tak Ingin Kejadian Tahun Lalu Terulang, Marquez Ingin Taklukan Mandalika

Jika dalam bercerita pengajar menyebutkan salah satu kunci tersebut, anak-anak akan berlari menuju lingkaran yang berisi kata tersebut. (Annida Muthi’ah/ RADAR JOGJA)

 

 

Editor : Bahana.
#orang tua #Guru #anak #Bahasa #Berbahasa