Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tim Pelaksana PPK Ormawa HMTP UAD Beri Pelatihan Budidaya Ikan Bandeng dengan Recirculating Aquaculture System

Reren Indranila • Senin, 2 Oktober 2023 | 17:54 WIB
BUDIDAYA: PPK Ormawa HMTP memberikan kontribusi positif dengan mengadakan kegiatan sekolah lapangan fokusnya memberikan pemahaman terkait budidaya ikan bandeng payau. (ISTIMEWA)
BUDIDAYA: PPK Ormawa HMTP memberikan kontribusi positif dengan mengadakan kegiatan sekolah lapangan fokusnya memberikan pemahaman terkait budidaya ikan bandeng payau. (ISTIMEWA)

RADAR JOGJA - PPK Ormawa HMTP kembali memberikan kontribusi positif dengan mengadakan kegiatan sekolah lapangan. Kali ini, fokusnya adalah memberikan pemahaman terkait bagaimana cara melakukan budidaya ikan bandeng air payau menggunakan teknologi RAS (Recirculating Aquaculture System). Pada Senin, 4 September 2023 di rumah kepala dukuh Wonoroto Syaifuddin di desa Gadingsari, Sanden, Bantul.

Sekolah lapangan ini memiliki sasaran yaitu Karang Taruna Wonoroto. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini sudah mencapai target dan menunjukan bahwa karang taruna dukuh Wonoroto memiliki minat besar dalam pembudidayaan ikan bandeng air payau.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dipimpin oleh salah satu tim dari PPK Ormawa HMTP 2023. Para peserta kemudian diajak untuk mengisi pretest, yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman karang taruna Wonoroto terkait bagaimana cara melakukan buidaya ikan bandneg air payau menggunakan teknologi RAS (Recirculating Aquaculture System). Hasil pre-test akan digunakan sebagai dasar untuk menyesuaikan materi dan memastikan pemahaman yang lebih baik.

Materi yang diberikan saat sosialisasi sangat menarik, mulai dari bagaimana cara membuat kolam bioflok, apa itu RAS (Recirculating Aquaculture System), apa itu ikan bandeng dan bagaimana cara perawatan kolam yang baik dan benar.

Rizky Adi Satria sebagai pemateri pertama menjelaskan bahwa ukuran kolam yang digunakan dalam budidaya ikan bandeng air payau ini berukuran  2 meter dan ketinggian 1 meter dengan tinggi air setinggi 80 cm dalam budidaya ikan bandeng air payau. Sella Angelina Azhar sebagai pemateri ke-2 menjelaskan tentang kualitas air yang baik yang dijadikan sebagai parameter utama dalam budidaya ikan bandeng air payau mulai dari pH air, suhu air sampai salinitas air.

Adapun air payau sendiri adalah air yang memiliki kadar garam yang lebih rendah dari pada air laut, tetapi lebih tinggi dari pada air tawar. Iqbal Ramadhan sebagai pemateri ke 3 menjelaksan bahwa Sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) adalah teknologi yang memungkinkan budidaya ikan dalam lingkungan tertutup dengan air yang terus-menerus didaur ulang. Dalam sistem ini, air yang digunakan untuk budidaya ikan disaring, dioksidasi, dan kemudian kembali ke kolam budidaya. Teknologi ini memungkinkan pengendalian yang lebih baik terhadap kondisi air, meningkatkan kesehatan ikan, serta mengurangi dampak lingkungan.

Selanjutnya Shandy Auliya Maarif sebagai pemateri terakhir menjelaskan tentang internet of things (IoT) yang merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk melakukan pemantauan pada kondisi air pada budidaya ikan bandeng menggunakan sistem RAS selain itu sistem ini juga didukung dengan pemberian pakan otomatis yang dapat diatur jumlah pakan dan waktu pemberian pakan. Sistem tersebut dilengkapi dengan sensor yang mendukung untuk mengoptimalkan pemantauan. Sistem akan menampilkan nilai salinitas air, suhu air, pH air, dan juga jumlah pemberian pakan.

Pemanfaatan basis internet of things memungkinkan hal tersebut dipantau hanya melalui ponsel pintar atau smartphone. Sistem juga akan melakukan pembacaan pada nilai data yang dikirimkan. Jika salinitas, suhu dan pH kurang dari atau lebih dari standard yang ditetapkan maka sistem akan mengirimkan notifikasi ke ponsel pintar, sebagai upaya untuk melakukan tindakan dalam menambah atau mengurangi salinitas, suhu atau pH pada air. Data pada sistem juga dikirimkan secara real time sesuai waktu dan kondisi yang terjadi saat itu di lapangan.

Setelah materi disampaikan dengan jelas, peserta diminta untuk mengisi post test untuk mengetahui sampai mana pemahaman karang taruna Wonoroto dalam mengikuti sekolah lapangan terkait kolam dan budidaya ikan bandeng air payau ini.

PPK Ormawa HMTP telah menunjukkan keseriusannya dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar terkhusus di dukuh Wonoroto untuk membantu  memahami bagaimana cara melakukan budidaya ikan bandeng air payau mengunakan sistem RAS secara tepat.  Kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam memajukan pengetahuan dan keterampilan. Diharapkan hasil dari kegiatan sekolah lapangan ini akan membantu karang taruna dukuh Wonoroto lebih percaya diri dan sukses dalam berbudidaya ikan bandeng. (ila)

 

Editor : Reren Indranila
#Mahasiswa #UAD #bandeng #Bantul