JOGJA - Anak-anak taman kanak-kanak (TK) di DIY diajak untuk rekaman di stasiun radio milik pemerintah, setidaknya dua kali seminggu. Tujuannya menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri anak sekaligus sebagai ruang berekspresi.
Ketua Tim Penyelenggara Siaran Taman Kanak-kanak (TPSTK), Tri Haryatni mengatakan pentingnya mengasah kemampuan afektif anak melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan. Hal ini demi menciptakan generasi bangsa yang berkualitas.
"Setiap hari Selasa kita melaksanakan rekaman, dan setiap hari Minggu diputar, dan para orangtua senang sekali," ujarnya Jumat (15/9/2023).
Menurutnya, hadirnya Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) ditengah-tengah siswa TK memberikan dampak yang baik. Program rekaman anak TK juga bisa membentuk kepribadian dan empati anak di tengah perkembangan teknologi informasi.
"Dan di HUT RRI kita ikut memeriahkan karena kami merasa bahwa kita merupakan bagian dari RRI," kata Tri Haryatni disela kegiatan senam massal dan lomba menempel bentuk geometri sebagai rangkaian acara HUT di LPP RRI Jogja.
Kegiatan senam massal dan lomba menempel bentuk geometri yang diikuti sekitar 600 lebih anak TK. Mereka berasal dari 38 TK se-DIY. Kegiatan juga diharapkan dapat membangun kepercayaan diri anak-anak dan semakin menguatkan komitmen RRI sebagai radio milik pemerintah.
"Harapannya karena anak merasa percaya diri, mereka bisa ikut pentas menyanyi dan ke depannya anak-anak semakin percaya diri bahwa ternyata 'aku bisa juga menjadi MC yang baik, bisa menjadi penyiar' dan sebagainya. Mudah-mudahan RRI selalu jaya, karena RRI dengan TPSTK inikan sangat-sangat bagus untuk saling men-support dan saling mengisi," paparnya.
Kepala LPP RRI Jogja Nazwin Achmad mengatakan komitmen dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju bagi generasi bangsa. Salah satunya menggandeng Tim Penyelenggara Siaran Taman Kanak-kanak (TPSTK) DIY turut mencerdaskan dan menyehatkan anak-anak TK.
"Pagi ini kita dapat menjadi pusat berkumpulnya anak-anak generasi bangsa yang menjadi ruang bermain mereka. Bagaimana kita melihat anak-anak penuh semangat dan kreatif melakukan apa yang menjadi ruang ekspresi mereka," jelasnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad