JOGJA - SMAN 11 Jogja menyelenggarakan Karnaval Kebangsaan dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-34 tahun. Ratusan siswa melakukan parade dengan atribut baju daerah dari pelbagai provinsi di Indonesia.
"Sebagai upaya untuk mencintai budaya Indonesia sekaligus mendukung gerakan Cinta Budaya Nusantara," ujar Kepala Sekolah SMAN 11 Jogja Suhirno, Jumat (1/9/2023).
Suhirno menyebut karnaval melewati jalur Sumbu Filosofi Jogja. Tujuannya ialah upaya meneguhkan kecintaan terhadap budaya dan mencintai Jogja. Sekaligus memeriahkan 11 tahun Keistimewaan Jogja.
"Saat parade mereka menggunakan baju adat dari Jogja, Kalimantan, Sumatera, Bali dan banyak lagi. Ada juga gunungan dan rumah adat yang diarak. Mereka berkreasi sendiri dan hasilnya luar biasa," ujarnya.
"Salah satu yang diarak ada gunungan, simbol kemakmuran bahwa kita jadi generasi harus paham, hidup kaya raya hasil bumi banyak, cintai hasil bumi. Simbol kemakmuran dan mencintai hasil pertanian dan Indonesia," lanjutnya.
Menurutnya, SMAN 11 Jogja kerap disebut Nespaloka Jogja yakni sebagai sekolah berwawasan kebangsaan dan budaya. Maka dari itu, sekolah terus konsisten dalam menanamkan nilai-nilai karakter kebangsaan dan budaya melalui berbagai macam kegiatan berbasis budaya.
"Perayaan ini menjadi wahana untuk mengenalkan dan mempraktikkan nilai-nilai kebangsaan bagi siswa-siswi," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Anita, 27, mengaku tertarik dengan karnaval. Menurutnya sangat unik dan menarik.
"Lewat kok ada ramai-ramai lalu berhenti dan nonton. Kebetulan bawa anak jadi dia senang liat arak-arakan gunungan," ujarnya.
Kegiatan karnaval semakin meriah dengan hadirnya Kelompok Komunitas Kebaya DIY. Ditambah kegiatan budaya berupa tarian flashmob dance Suwe Ora Jamu di halaman SMAN 11 Jogja.
Serangkaian acara lain dalam memeriahkan HUT SMAN 11 Jogja diantaranya sarasehan kebangsaan dengan menghadirkan GKR Hemas, Kadisdikpora DIY Didik Wardaya, dan Ketua Dewan Pendidikan DIY Sutrisna Wibowo.
Sarasehan bertajuk Merajut Nilai-Nilai Budaya dan Kebangsaan untuk mmNewujudkan Generasi Emas 2045' rencananya dilaksanakan Jumat (8/9/2023).
Selain itu juga ada kegiatan ziarah ke taman makam pahlawan, bakti sosial, sarasehan kebangsaan. Pada puncak acara, Sabtu (9/9/2023) diadakan pentas akbar dengan menghadirkan artis lokal maupun nasional. (lan)