NTT Jajaki Investasi Telekomunikasi ke DIY, HB X: Internet Jangan Jadi Mahal: Ini Tarifnya!

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 19:18 WIB
USAI BERTEMU: Gubernur DIJ HB X sedang mengantar Commissioner PT Solusi Sinergi Digital Tbk Fadel Muhammad ke depan Gedhong Wilis Kompleks Kepatihan setelah pertemuan, Jumat (11/9/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja
USAI BERTEMU: Gubernur DIJ HB X sedang mengantar Commissioner PT Solusi Sinergi Digital Tbk Fadel Muhammad ke depan Gedhong Wilis Kompleks Kepatihan setelah pertemuan, Jumat (11/9/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja

JOGJA - Perusahaan telekomunikasi asal Jepang, Nippon Telegraph and Telephone Corporation (NTT), menjajaki investasi di DIY untuk mengembangkan layanan internet murah. Layanan tersebut direncanakan dibanderol sekitar Rp 100 ribu per bulan dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan pendidikan serta akses internet masyarakat.

Commissioner PT Solusi Sinergi Digital Tbk Fadel Muhammad mengatakan, penjajakan kerja sama difokuskan pada pemanfaatan infrastruktur jaringan yang telah ada di DIY dengan menggabungkan teknologi terbaru dari NTT.

"Kami akan menyiapkan tim sudah dikenalkan dengan tim oleh Bapak gubernur DIY, kita akan melakukan kerja sama awal," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (11/9/2026).

Pihaknya memilih DIY sebagai lokasi pengembangan telekomunikasi karena dia menilai bahwa Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X sudah melangkah jauh dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi. 

Baca Juga: Menuai Kritik, France Football Coret 5 Nama Besar dari Ronaldo hingga Pedri dari Ballon d’Or 2026

Persiapannya juga dinilai sudah matang karena telah ada perusahaan di DIJ yang menyiapkan infrastrukturnya, tetapi masih terkendala teknologi untuk pengembangan selanjutnya. Maka dari itu, NTT hadir untuk melakukan pengembangan di DIY khususnya di bidang telekomunikasi. 

"Kami merencanakan harga layanan berkisar Rp 100 ribu per bulan," bebernya.

Sementara itu, Gubernur DIY HB X mengatakan, belum membicarakan secara detail mengenai rencana tersebut. Prosedur perizinan juga baru akan dilakukan oleh Pemprov DIY. Dia berharap dengan adanya investasi dari NTT di DIY akan ada kemudahan yang dirasakan untuk masyarakat di DIY.

"Tapi kami punya harapan bukan jadi mahal tapi kemampuan publik bisa membayar, yang penting itu," tegasnya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Investasi Telekomunikasi Kebutuhan pendidikan NTT perusahaan telekomunikasi jepang