Sekretaris Komisi A DPRD Kota Jogja Optimalkan Potensi Wilayah, Arahkan Tamu Dewan ke Kampung Wisata

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:30 WIB
Potensial: Suasana salah satu sudut Kampung Wisata Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, yang dihiasi mural, beberapa waktu lalu. DPRD Kota Jogja mendorong Pemkot Jogja mengoptimalkan potensi setiap kelurahan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
Potensial: Suasana salah satu sudut Kampung Wisata Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, yang dihiasi mural, beberapa waktu lalu. DPRD Kota Jogja mendorong Pemkot Jogja mengoptimalkan potensi setiap kelurahan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

JOGJA - DPRD Kota Jogja mendorong Pemkot Jogja mengoptimalkan potensi setiap kelurahan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satunya dengan mengarahkan kunjungan tamu kedinasan dari luar daerah ke kampung wisata dan wilayah yang memiliki potensi unggulan.


Sekretaris Komisi A DPRD Kota Jogja Candra Akbar Ishmata mengatakan, setiap wilayah/kelurahan di Kota Jogja memiliki karakteristik dan potensial untuk dikembangkan. Potensi tersebut tidak hanya dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Namun juga membentang hingga kampung wisata, pelestarian seni dan budaya, hingga industri kreatif berbasis komunitas.


“Kami melihat langsung di akar rumput wilayah, warga Jogja itu sangat nyeni, kreatif dan inovatif. Potensi ini harus bisa ditangkap oleh pemerintah agar bisa menjadi daya ungkit perekonomian di tingkat kewilayahan,” katanya kepada Radar Jogja, Selasa (21/7).

 

Candra Akbar menyebut, masyarakat Kota Jogja juga cukup kreatif untuk mengembangkan potensi wilayahnya masing-masing. Sudah banyak kampung atau kelurahan yang mempunyai produk-produk unggulan atau daya tarik wisata yang kuat. Potensi-potensi tersebut harus bisa disambut dengan baik melalui fasilitasi dan infrastruktur yang memadai agar tidak jalan di tempat.


Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Pemkot Jogja melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus hadir melakukan pendampingan yang berkelanjutan. Dukungan tidak hanya sebatas pemberian modal atau fasilitas infrastruktur. Namun juga pelatihan mengelola dan manajerial, peningkatan mutu produk, hingga pemasaran digital.


Sebagai bagian dari Komisi A yang membidangi urusan pemerintahan kemantren hingga kelurahan, Candra Akbar menekankan pentingnya penyerapan dana kelurahan yang efektif dan tepat sasaran. Ia tidak ingin anggaran yang diturunkan ke wilayah sekadar dialokasikan untuk program atau kegiatan yang bersifat seremonial.


Namun penggunaannya harus benar-benar berdampak langsung pada perekonomian di masyarakat setempat. Wujudnya bisa melalui program padat karya atau program pemberdayaan warga melalui. "Anggaran kelurahan harus dikelola secara inovatif. Jangan sekadar untuk kegiatan seremonial atau rutinitas biasa, tetapi diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi,” tegasnya.


Dia meyakini, jika sektor potensial dari kampung wisata dapat tumbuh subur apabila mendapat perhatian lebih, praktis lapangan kerja di tingkat wilayah pasti terbuka. Kemudian berdampak pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.


Konkretnya, dewan kota saat ini juga selalu memberikan ruang lebih kepada masyarakat terutama ketika menerima kunjungan kedinasan dari luar daerah. “Kami terima kunjungan di kampung-kampung yang potensial untuk dapat mengenalkan juga potensi-potensi kampung wisata yang ada di kota Jogja,” sambungnya.

Ia pun optimistis, melalui dorongan dan sinergi yang kuat antara masyarakat, kampung, dan pemerintah, kenaikan signifikan ekonomi Kota Jogja bukan hanya sekadar angan-angan. Namun menjadi realita yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Lewat kebijakan dari DPRD, eksekusi program yang tepat dari pemkot, dan partisipasi aktif masyarakat, ekonomi Kota Jogja bisa tangguh yang berasal dari potensi kampung,” tambahnya. (inu/wia)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Sekretaris Komisi A DPRD inovatif Candra Akbar Ishmata Pemkot Jogja infrastruktur