JOGJA- Sempat dikabarkan rotasi jabatan eselon dua Pemprov DIY dilakukan akhir Juli lalu, akhirnya baru direalisasikan hari ini Rabu (5/8). Kepastian itu diperoleh setelah Sekprov DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti meneken surat nomor: R/400.14.11/3054/B3 perihal undangan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.
“Kami sampaikan dengan hormat, bahwa Bapak Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta berkenan melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DIY,” ungkap Ni Made dalam surat tertanggal Selasa 4 Agustus 2026. Undangan dengan kode rahasia itu dikirimkan ke sejumlah kepala OPD. Pelantikan dilangsungkan di Bangsal Kepatihan pukul 11.00.
Lantas siapa saja pejabat yang akan dilantik? Sejumlah sumber di lingkungan kompleks Kepatihan memberikan bocoran beberapa nama. Ada beberapa kepala OPD yang dimutasi. Namun ada pula dari kalangan eselon tiga yang promosi. Naik ke eselon dua sebagai kepala instansi.
“Beberapa nama persis seperti yang pernah ditulis Radar Jogja pertengahan Juli lalu,” bisik seorang sumber yang mengetahui nama-nama yang akan dimutasi dan promosi jabatan kemarin (4/8).
Adapun nama-nama itu seperti Kepala BPKA Wiyos Santoso, Kepala Dinas PUPESDM Anna Rina Herbranti dan Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Aris Prasena.
Wiyos dan Anna kansnya digeser menjadi asisten. Saat ini keduanya telah merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) asisten. Wiyos bakal menjadi asisten administrasi umum dan Anna sebagai asisten perekonomian dan pembangunan. Wiyos yang dihubungi mengakui telah menerima undangan pelantikan. Soal posisi yang akan ditempati, dia masih merahasiakannya. “Tunggu saja besok. Biar surprise,” kilahnya Selasa (4/8).
Baca Juga: Pencuri Ini Tak Tahu Tas yang Dicurinya Seharga Jutaan Rupiah
Calon pengganti pria yang akrab disapa BW atau Bang Wiyos ini ternyata bukan Inspektur DIJ Muhammad Setiadi. Namun mengarah pada Sekretaris Inspektorat DIJ Totok Purwoirawan. “Pak Totok sudah diundang Baperjakat dan telah terima undangan,” cerita seorang sumber tersebut.
Untuk posisi kepala dinas PUPESDM ada beberapa kemungkinan. Pertama, tetap dirangkap Anna sebagai Plt. Kedua, diisi pejabat dari eselon tiga yang promosi. Dua nama yang sebelumnya sempat santer disebut yakni Kepala Dinas LHK Kusno Wibowo dan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPESDM Tri Murtoposidi ternyata sampai sore kemarin tidak masuk dalam daftar pejabat yang dilantik.
Ada peluang Aris Prasena yang menjadi pengganti Anna. Sebab, bersama sejumlah pejabat eselon tiga lainnya Aris telah diundang Baperjakat. Pejabat eselon tiga itu sebagian besar menjabat sekretaris dinas. “Mereka menjalani asesmen,” lanjut sumber lain yang dekat dengan kalangan Baperjakat.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dispar Sleman Khawatir Kunjungan Wisatawan Bakal Turun
Adapun sekretaris dinas yang ikut dilantik seperti Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Poniran. Alumnus STPDN ini yang biasa disapa Bang Oni bakal dipromosikan sebagai kepala biro organisasi. Dia menggantikan Ana Windyawati. Bagi Bang Oni memimpin biro organisasi seperti reuni.
Sebelum di BKD, pria asal Kokap, Kulon Progo itu mengawali karir dari biro organisasi. Sama seperti Ana Windyawati. Lantas ke mana posisi Ana? Dari beragam informasi, Ana bakal promosi dari eselon II/b ke eselon II/a dengan mengisi posisi staf ahli gubernur. Dengan ikut digesernya kepala biro organisasi, dalam pelantikan ini ada duo Ana yang mengalami rotasi.
Pertama, Anna, kepala dinas PUPESDM dan Ana, kepala biro organisasi. Namun ada info lain, kepala biro organisasi ditempati Faisol Muslim. Saat ini masih menjabat kepala biro kesejateraan rakyat. Sedangkan Bang Oni menggantikan Faisol sebagai kepala biro kesejahteraan rakyat.
Berikutnya, Kepala Dinas Pariwisata Imam Pratanadi yang sempat masuk asesmen bersama lima kepala OPD lainnya digeser menjadi kepala dinas perindustrian dan perdagangan. Imam mengisi kursi yang ditinggalkan Yuna Pancawati yang per Juli lalu memasuki masa pensiun.
Selain Bang Oni, sekretaris yang mengalami promosi adalah Sekretaris Dinas Sosial Suyarno. Dia promosi menjadi kepala dinas sosial. Pejabat eselon tiga lainnya yang promosi adalah Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIJ Suci Rohmadi. Sama seperti Suyarno, Suci disebut-sebut mendapatkan promosi mengepalai instansinya. Dia menggantikan Suhirman yang April lalu pensiun.
Di sisi lain ada cerita di balik maju mundurnya jadwal pelantikan pejabat eselon dua ini. Dari harusnya Juli menjadi awal Agustus. Sebenarnya Baperjakat telah merencanakan agenda pelantikan berlangsung akhir Juli lalu. Namun saat usulan beberapa nama diajukan ke gubernur tidak langsung disetujui. Sebaliknya, justru dikembalikan hingga dua kali. “Tidak sesuai dengan kontemplasi spiritual,” cerita sumber itu. “Untungnya tidak sampai tiga kali. Kalau tiga kali namanya hat-trick.” (kus/pra)
Editor : Heru Pratomo