Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Simak! Rashdul Kiblat di Jogja Terjadi Sore Hari, Begini Cara Warga Cek Ulang Arah Kiblat Rumah dan Masjid

Yusuf Bastiar • Rabu, 15 Juli 2026 | 19:26 WIB

Momentum terbaik Rashdul Kiblat di Jogjakarta terjadi pada pukul 16.27 sore. Yusuf Bastiar/Radar Jogja

Momentum terbaik Rashdul Kiblat di Jogjakarta terjadi pada pukul 16.27 sore. Yusuf Bastiar/Radar Jogja

JOGJA - Masyarakat DIY diajak memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat yang terjadi pada Selasa-Rabu (15-16/7/2026) sore untuk mengecek kembali akurasi arah kiblat di rumah maupun masjid.

Pada pukul 16.27, posisi matahari tepat berada di atas Kakbah sehingga bayangan benda tegak dapat dijadikan acuan sederhana untuk meluruskan arah kiblat.

Plt Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag DIY Nurhuda mengatakan, di wilayah Yogyakarta momen terbaik terjadi pada pukul 16.27. Sedangkan interval pengamatannya sekitar pukul 16.22 sampai 16.32.

"Rashdul Kiblat merupakan fenomena alam saat matahari berada tepat di atas Kakbah," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga: WALHI Soroti Ekspansi Pariwisata Gunungkidul, Alih Fungsi Ruang Picu Krisis Ekologi

Masyarakat diimbau cukup memanfaatkan benda yang berdiri tegak lurus, kemudian memperhatikan arah bayangannya pada waktu tersebut.

Bayangan itu akan menunjukkan arah yang berlawanan dengan posisi Kakbah sehingga menjadi cara sederhana untuk memastikan arah kiblat. 

Caranya, cukup mudah dengan menggunakan benda yang berdiri tegak lurus. Kemudian, bayang-bayangnya nanti otomatis lurus ke arah Kakbah.

Dengan begitu, bisa dijadikan acuan untuk meluruskan arah kiblat. Ia mengimbau momentum tersebut dimanfaatkan tidak hanya oleh pengelola masjid dan musala saja.

Baca Juga: Satpol PP Bakal Rutinkan Operasi Yustisi Pelanggaran KTR di Malioboro, Sasaran Utama Pelaku Ekonomi Lokal

“Masyarakat yang ingin memastikan arah kiblat di rumah masing-masing juga bisa memanfaatkan momen ini,” terangnya.

Nurhuda menjelaskan, sebagian besar tempat ibadah di DIY sebenarnya telah memiliki sertifikat pengukuran arah kiblat dari kemenag.

Namun, pemeriksaan ulang tetap diperbolehkan sebagai bentuk verifikasi. Ia mengaku, kurang lebih sekitar 70 persen masjid dan musala di Yogyakarta sudah diukur dan memiliki sertifikat arah kiblat.

“Bahkan ada juga pemakaman yang meminta bantuan kementerian agama untuk mengukur arah kiblat jenazah," ungkapnya.

Baca Juga: Pantau MPLS di Cilacap, Wagub Taj Yasin Ajak Siswa Rancang Rencana Masa Depan

Adapun, kegiatan itu merupakan bagian dari program nasional Gerakan Indonesia Berqiblat 1448 H yang menargetkan partisipasi lebih dari 1,4 juta masyarakat di seluruh Indonesia.

Untuk DIY, target partisipasi ditetapkan sebanyak 38.400 orang. 

Masyarakat diingatkan pentingnya ketelitian dalam menentukan arah kiblat. Sebab, penyimpangan kecil dapat berdampak cukup besar ketika ditarik hingga ke Kakbah.

Baca Juga: Pau Cubarsi Si 'Monster' Baru Lini Pertahanan Spanyol yang Tampil Fenomenal di Piala Dunia 2026

Ia berharap masyarakat tidak melewatkan fenomena yang hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu tersebut.

"Berdasarkan informasi dari Badan Hisab Rukyat, selisih satu derajat saja dari Indonesia jika ditarik ke Masjidil Haram bisa melenceng sekitar 145 sampai 150 kilometer. Karena itu momentum Rashdul Kiblat ini penting untuk memastikan arah kiblat benar-benar akurat," tambahnya.  

Sementara itu Kakanwil Ahmad Bahiej mengatakan, pihaknya meminta dukungan seluruh ASN agar mengajak keluarga, masyarakat, penyuluh agama, serta madrasah untuk ikut berpartisipasi. Ia berharap seluruh penyuluh agama, madrasah, khususnya siswa Madrasah Aliyah serta siswa kelas VIII dan IX Madrasah Tsanawiyah dapat ikut berpartisipasi.

“Dengan kebersamaan, target yang diberikan kepada DIY Insya Allah dapat tercapai," tambahnya. (bas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
tegak lurus Rashdul Kiblat kakbah arah kiblat Kanwil Kemenag DIY