Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Minim, Stasiun Pengisian Daya Becak Listrik Hanya Ada Satu Titik: Pengayuh Becak Listrik Kesulitan, Susah Wira-wiri Cari Penumpang

Iwan Nurwanto • Rabu, 15 April 2026 | 19:55 WIB
Petugas Dishub DIY melakukan pengecekan fisik kendaraan becak listrik di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan, Kota Jogja, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan operasional becak kayuh dengan penguat tenaga listrik tetap berjalan dalam kondisi layak, aman, dan tertib di kawasan perkotaan. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.
Petugas Dishub DIY melakukan pengecekan fisik kendaraan becak listrik di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan, Kota Jogja, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan operasional becak kayuh dengan penguat tenaga listrik tetap berjalan dalam kondisi layak, aman, dan tertib di kawasan perkotaan. Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.

JOGJA - Fasilitas stasiun pengisian daya (charging station) becak listrik di DIY masih sangat minim, bahkan pemprov baru memiliki satu titik dari ratusan armada yang beroperasi.

Kondisi ini menyulitkan pengemudi karena harus mengandalkan pengisian baterai dari rumah sebelum mencari penumpang.

Salah satu tukang becak listrik yang kerap mangkal di Jalan Pasar Kembang Dani Pramono mengakui, kurangnya fasilitas stasiun pengisian daya memang tidak jarang menyusahkan.

Baca Juga: Rentetan Hasil Buruk PSIM Jogja di Putaran Kedua, Van Gastel Semprot Pemain Terlalu Santai dan tanpa Beban

Lantaran tukang becak listrik mau tidak mau harus mengisi baterai penuh dulu di rumah sebelum mencari penumpang.

Padahal perjalanan dari rumah ke tempat mangkal juga cukup menghabiskan daya baterai.

“Jika stasiun pengisian daya banyak, tentu akan memudahkan kami untuk wira-wiri cari penumpang,” ujar pria asal Bantul ini saat ditemui beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Miliki Asrama Atlet Sendiri,  NPCI Jawa Tengah Diharapkan Dongkrak Prestasi

Dani menyatakan, dalam sehari tukang becak listrik bisa melakukan empat kali perjalanan dengan penumpang pada hari biasa.

Kemudian ketika masa musim libur panjang bisa menyentuh hingga enam sampai delapan kali perjalanan penumpang.

Menurutnya, banyaknya perjalanan dan penumpang tentu membutuhkan daya listrik yang lebih besar.

Baca Juga: ASN Keluyuran? Hati-Hati Otomatis Tercatat Tidak Bisa Absen, Pemprov DIY Terapkan Presensi Ketat selama Penerapan WFH Ini Dia

Sehingga dia berharap stasiun pengisian baterai becak listrik bisa ditambah. Terlebih pada kawasan destinasi wisata yang banyak memiliki potensi penumpang.

“Kalau ditambah ya pasti sangat membantu kami sekali,” ucap Dani.

Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek dan Antar Wilayah Dinas Perhubungan DIY Agha Perdana Putro mengakui, fasilitas stasiun pengisian daya becak listrik memang minim.

Baca Juga: Penerima Manfaat MBG Bakal Digeser ke Anak Kurang Gizi, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo: Kami Dukung! 

Pun Pemprov DIY baru memiliki satu titik di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan dengan kapasitas enam armada.

Padahal populasi becak listrik yang beroperasi di Jogjakarta terbilang cukup banyak. Data terakhir jumlahnya mencapai sekitar 290 unit.

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah karena banyak pihak swasta yang mendukung hibah becak listrik.

Baca Juga: Banting Setir hingga Lewati Marka, Kurang Konsentrasi Picu Kecelakaan Dua Truk di Jalur Blondo-Sawitan

Menghadapi minimnya fasilitas stasiun pengisian daya, Agha menyatakan, pemprov berencana menggandeng pemerintah kota dan swasta agar bisa membantu menyediakan.

Sehingga stasiun pengisian daya bagi becak listrik bisa ada di titik-titik strategis seperti Malioboro.

Dia menyatakan, Dishub DIY juga rutin melakukan pemeriksaan terhadap armada becak listrik. Misalnya Rabu (15/4/2026), ada sembilan armada yang dicek keamanan dan kelayakannya dari sisi teknis kendaraan.

Baca Juga: Jamin Penerbangan Timur Tengah Selama Haji Aman, YIA Hingga Hotel Bersiap Menyambut Kedatangan Calhaj

Berdasarkan hasil pemeriksaan mayoritas temuan hanya berupa lampu sein yang tidak menyala.

“Mengingat becak ini digunakan oleh masyarakat luas, kami harus memastikan fungsi rem berjalan baik, sistem elektrikal aman, dan tidak ada kebocoran arus,” katanya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Stasiun Pengisian Daya #charging station #Pemprov DIY #pengayuh becak #Becak listrik Jogja