Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak ke Mana-Mana, Wali Kota Tetap di Magelang Fokus Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Layanan Publik Tetap Berjalan

Naila Nihayah • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:34 WIB

 

Pemkot menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di Aula Adipura Kencana, Selasa (10/3).
Pemkot menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di Aula Adipura Kencana, Selasa (10/3).

 

MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memastikan pemkot tetap siaga menghadapi periode mudik dan Idul Fitri. Satu langkah yang dilakukan adalah memastikan kepala daerah tetap berada di wilayahnya untuk mengawal pelayanan publik dan stabilitas daerah.

 

Hal tersebut menyusul instruksi dari selaku Menteri Dalam Negeri yang meminta seluruh kepala daerah menunda perjalanan dinas luar negeri menjelang dan setelah Lebaran. "Kami siap menjalankan instruksi Mendagri. Kami tetap standby di sini, kita jaga wilayah Kota Magelang," kata Damar di Aula Adipura Kencana, Selasa (10/3).

 Baca Juga: Cuma Dapat Jatah Rp 2 Juta, Dua Anggota Komplotan Pecah Kaca Magelang Kini Terancam Penjara

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026. Dalam surat tersebut, gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya diminta menunda perjalanan dinas luar negeri pada periode 14 hingga 28 Maret 2026.

 

Kebijakan ini bertujuan memastikan para kepala daerah dapat memantau langsung kondisi wilayah masing-masing. Terutama dalam menjaga kelancaran pelayanan publik serta mengantisipasi berbagai dinamika yang biasanya muncul menjelang Idulfitri.

 

Selain memastikan kesiapan pemerintahan daerah, pemkot juga menaruh perhatian pada potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran. Menurut Damar, secara umum kondisi inflasi masih relatif terkendali.

 Baca Juga: Satpol PP Bantul Waspadai Gangguan Kamtibmas saat Ramadan, Miras Jadi Pemicu Utama

Data terakhir menunjukkan inflasi nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen, sementara inflasi di Jawa Tengah berada di angka 4,43 persen. Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap fluktuasi harga beberapa komoditas pangan strategis.

 

Beberapa komoditas yang biasanya mengalami kenaikan menjelang Lebaran antara lain cabai, daging sapi, daging ayam ras, bawang merah, dan telur ayam ras. Dari hasil pemantauan sementara, kata dia, harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Kota Magelang masih relatif stabil.

 

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Magelang Chrisatria Yonas Nusantrawan Bolla menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

Menurutnya, pengendalian inflasi dilakukan melalui pendekatan 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif kepada masyarakat.

 

Dia menyebut, stok kebutuhan pokok hingga awal Maret 2026 masih mencukupi dan distribusi relatif lancar. "Karena itu kami juga mengimbau pedagang tidak melakukan penimbunan barang," terang Yonas.

 Baca Juga: Riding Ikonik di Bulan Suci, Komunitas BigBike Honda Yogyakarta Gelar NgabubuRIDE dan Bakti Sosial

Lonjakan pengunjung pasar, munculnya pedagang musiman atau pedagang tiban, hingga potensi kemacetan lalu lintas menjadi perhatian dalam pengelolaan aktivitas ekonomi menjelang hari raya. Selain itu, peningkatan volume sampah di kawasan pasar juga menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi.

 

Selain sektor ekonomi, sejumlah layanan publik juga dipastikan tetap siaga selama periode Lebaran. Hal ini mencakup kesiapan layanan kesehatan, pengawasan keamanan pangan, hingga transportasi. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #dAMAR PRASETYONO #idul fitri #wali kota #pangan