MUNGKID - Pemkab Magelang memperoleh Bantuan Keuangan Pemprov Jawa Tengah senilai Rp 108,32 miliar yang akan digelontorkan ke 279 desa, tersebar dalam 775 titik kegiatan. Namun pemkab juga memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan dana tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Magelang Bela Pinarsi menyebut, pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar proyek fisik. Melainkan fondasi bagi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ekonomi lokal.
"Kalau bisa cepat, kenapa harus lama? Kalau tidak bayar, kenapa harus ada pungutan?" imbuhnya.
Di sisi lain, lanjut dia, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan desa sangat beragam. Ada desa yang masih bergulat dengan akses air bersih, ada pula yang membutuhkan infrastruktur pertanian untuk meningkatkan produktivitas. Sehingga efektivitas program ini sangat bergantung pada ketepatan perencanaan di tingkat desa. (aya/pra)