MAGELANG — Saat melantik penjabat (pj) sekretaris daerah (sekda) baru, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mewanti-wanti kepada kepala OPD untuk tidak mengedepankan ego sektoral.
"Jangan ada tarik-menarik kepentingan. Pemerintahan itu seperti orkestra, kalau satu instrumen tidak seirama, harmoni akan terganggu," ujarnya dalam upacara pelantikan pj sekda yang digelar di Pendopo Pengabdian, Senin (10/11).
Larsita, yang sebelumnya menjabat Inspektur Daerah Kota Magelang, dilantik sebagai pj sekda, Damar mengutarakan, pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat soliditas birokrasi di lingkungan Pemkot Magelang.
Menururnya, pemerintahan harus berjalan dalam kepastian hukum dan profesionalitas. "Tidak boleh ada ego sektoral. Kita butuh birokrasi yang satu arah, satu frekuensi, dan satu tujuan," tegas Damar.
Dia juga menekankan, pemerintahan bukan ajang adu pengaruh antarorganisasi, melainkan kerja kolektif yang menuntut harmoni dan kejelasan arah. Dia menyebut, kolaborasi menjadi kunci agar kebijakan publik bisa dieksekusi secara efektif tanpa tersendat oleh kepentingan pribadi atau sektoral.
Damar mendorong agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kota Magelang lebih terbuka terhadap perubahan. Dia mengajak para pejabat untuk meninggalkan pola kerja konvensional dan membangun budaya birokrasi yang kolaboratif, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Baca Juga: Terkesan Kumuh, Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata Kuliner Pasar Ngasem Jadi Sorotan: Begini Kata Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo..
Sebagai pj sekda, Larsita diharapkan mampu menjembatani koordinasi lintas sektor dan menjaga ritme kinerja agar pemerintahan tetap berjalan stabil, terutama menjelang pembahasan program strategis daerah untuk tahun anggaran mendatang.
Usai pelantikan, Larsita menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan semangat kolektif. Dia menyebut, jabatan ini sebagai tanggung jawab besar yang hanya bisa dijalankan melalui sinergi semua pihak.
"Ini kepercayaan besar dari pak wali kota, sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Tapi saya yakin, dengan kolaborasi semua komponen, para kepala OPD, jajaran, dan seluruh tim, tugas besar ini bisa kita jalankan bersama," kata Larsita.
Baca Juga: Waspada! BMKG Deteksi Topan Fung Wong di Yogyakarta, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat
Langkah awal yang akan dia tempuh adalah melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi antar-OPD. Menurutnya, tugas utama birokrasi ke depan adalah mewujudkan visi kepemimpinan kota secara konkret di lapangan.
"Seperti yang disampaikan pak wali, tidak ada superman, yang ada super team. Dengan kerja bersama, kita bisa menerjemahkan visi dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," tegasnya. (aya/pra)