KEBUMEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen tetap memberikan pelayanan prima selama periode libur Lebaran 2025. Sebanyak 20 petugas akan bersiaga melayani masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan (adminduk).
Kepala Disdukcapil Kebumen Jamal Darwanto menegaskan, pelayanan adminduk tetap berjalan meski dalam suasana libur lebaran. Hal ini dilakukan guna memberikan kemudahan masyarakat, terutama bagi pemudik yang hendak mengurus adminduk.
Selama musim libur lebaran pihaknya akan menugaskan petugas piket siaga untuk memastikan layanan berjalan normal. "Pelayanan kami tetap buka, tapi tidak full personel, biar bergantian liburnya," ucapnya, Selasa (25/3).
Jamal mengatakan, pelayanan akan libur sementara pada hari H lebaran. Setelah itu pelayanan akan kembali normal. Adapun jenis pelayanan yang diberikan selama periode libur lebaran sama seperti hari biasa. Hanya saja terdapat pengurangan pada jam operasional, dari sebelumnya mulai pukul 07.30-16.00 berubah menjadi pukul 08.00-12.00. "Semua layanan kami buka. Loket dan online ready," sambung Jamal.
Dia menegaskan, penyesuaian jam selama libur lebaran tidak mengurangi kualitas pelayanan. Jamal pun memastikan seluruh pelayanan tanpa ada pungutan alias gratis. Dia memprediksi, layanan di Disdukcapil akan meningkat derastis pasca lebaran. Kondisi ini terjadi berdasar pengalaman lebaran tahun sebelumnya. "Kenaikan pengunjung pasti ada. Tapi sudah kami persiapkan itu," jelasnya.
Jamal mengimbau, guna mengurai tumpukan antrean, masyarakat bisa memanfaatkan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan berbasis aplikasi ini dapat diakses untuk aktivasi adminduk seperti KTP elektronik, KK, serta NIK. "Biar efektif dan efisien, silahkan pakai IKD. Di situ bisa merubah data tidak perlu ke kantor," ucapnya.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Kebumen Grace Arisandy Dunggio menambahkan, kebutuhan blanko KTP elektronik dipastikan mencukupi untuk menghadapi lonjakan pengunjung selama libur lebaran.
Ia menyebut saat ini telah tersedia sedikitnya 4.000 keping blanko KTP elektronik. "Taruhlah rata-rata per hari 500 keping, kalau empat hari layanan masih bisa mencukupi. Sekarang sudah dipermudah karena ada IKD," ungkapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo