PBI Kota Jogja menggelar acara itu bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. “Tahun ini kami ada 13 jenis burung yang dilombakan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto.
Lomba ini menjadi wadah penyaluran hasil budi daya burung kicau di Jogja. Dengan mengantongi sertifikat, nilai jual burung meningkat. Itu membuat para kicau mania semangat membudidayakannya. Secara tak langsung berdampak terjaganya populasi burung kicau.Jalannya lomba dibuka Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. Ikut hadir dalam acara itu Ketua Umum PBI Pusat Bagiya Rahmadi.
Ketua PBI Kota Jogja Esnawan menjelaskan, panitia membuka empat kelas yang terdiri atas 50 sesi lomba. Kelas utama wali kota (tiket Rp 500 ribu) melombakan murai batu ring A-B dan cucak hijau A-B. Juara pertama mendapat hadiah trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta dan bonus Rp 1,5 juta.
Kelas Malioboro (Rp 200.000) terdiri atas murai batu ring PBI Silver, murai batu ring, hwamei, kenari standar kalitan, kenari standar all size, anis merah, cucak hijau, lovebird A-B, lovebird fighter, cendet, dan kacer.
Juara 1 memperoleh trofi dan uang pembinaan Rp 3 juta ditambah bonus Rp 500 ribu. Dua kelas lain yang dilombakan dalam even Walikota Cup V Jogja adalah Tugu (Rp 100.000, juara 1 Rp 2 juta + Rp 300.000) dan Tamansari (Rp 50.000, juara 1 Rp 1 juta + Rp 200.000). "Untuk semua kelas, hadiah dijamin utuh tanpa potongan,” lanjut Esnawan. (kus) Editor : Editor News