Polisi Tetapkan Tersangka Laka Bekasi, Dirut KAI Pastikan Kawal Masinisnya

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 11:13 WIB
Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Bekasi, Masinis Argo Bromo Dapat pembelaan Dirut KAI. Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek ringsek usai tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, 27 April 2026.
Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Bekasi, Masinis Argo Bromo Dapat pembelaan Dirut KAI. Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek ringsek usai tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, 27 April 2026.

 

RADAR JOGJA – Penetapan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinsial AN (37) alias Nofiandri sebagai tersangka kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur mendapat respons langsung dari manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dirut KAI Bobby Rasyidin menegaskan akan mengawal dan menjaga masinis tersebut sebagai bagian dari keluarga besar KAI.

Kasus kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo yang terjadi pada Senin (27/4/2026) itu sebelumnya diungkap Polda Metro Jaya. Polisi menilai AN terlambat mengambil tindakan pengereman darurat karena sempat ragu, sehingga tabrakan tidak terhindarkan.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Anom Danujaya menjelaskan, hasil pembacaan data logger menunjukkan emergency brake baru dilakukan pada jarak 263 meter dari titik tumbukan. Menurut penyidik dan keterangan ahli, pengereman seharusnya bisa dilakukan lebih awal untuk mencegah benturan.

"Seharusnya tindakan itu dapat dilakukan dengan jarak lebih jauh dari lokasi titik tersebut, sehingga titik tumburan dapat terhindari," kata Dewa dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/9).

Atas peristiwa itu, AN dijerat Pasal 323 dan/atau 324 dan/atau 474 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Pasal 198 dan/atau 206 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dengan ancaman 5 hingga 12 tahun penjara. Polisi menyebut akan segera memanggil AN untuk diperiksa sebagai tersangka dan belum melakukan penahanan.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Dirut KAI Bobby Rasyidin menyampaikan sikap perusahaan yang akan berdiri bersama masinisnya. Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui media sosial pribadinya pada Kamis (1/10/2026).

"Masinis adalah bagian dari keluarga Kereta Api Indonesia. Kami akan menjaganya dan akan mengawal serta melakukan yang terbaik untuk keluarga kami," ujar Bobby.

Ia meminta seluruh insan KAI tetap tenang, bekerja jujur, amanah, profesional dan bertanggung jawab, serta menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama untuk perbaikan layanan.

"Manajemen akan berdiri bersama setiap insan KAI yang bekerja dengan benar, berintegritas, dan sesuai ketentuan. Jangan takut untuk bekerja benar," tegasnya.

Bobby juga mengajak jajarannya memaknai nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja dan mengambil keputusan, dengan menjujung kejujuran, gotong royong, keadilan dan tanggung jawab demi kepentingan bangsa.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Masinis Argo Bromo Kecelakaan Bekasi Bobby Rasyidin polda metro jaya KAI