Kronologi Laka Maut di Bukit Fatimah Larantuka, Mobil Bawa 7 Orang Masuk Jurang, 2 Meninggal Dunia

Maria Margaretha Nirong Gedo • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:57 WIB
Mobil yang membawa tujuh orang mengalami kecelakaan hingga masuk jurang di Tanjakan Bukit Fatimah Sandominggo, Larantuka, Flores Timur, Selasa (29/9/2026) malam.
Mobil yang membawa tujuh orang mengalami kecelakaan hingga masuk jurang di Tanjakan Bukit Fatimah Sandominggo, Larantuka, Flores Timur, Selasa (29/9/2026) malam.

 RADAR JOGJA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tanjakan Bukit Fatimah Sandominggo, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/9/2026) malam. Sebuah mobil yang membawa tujuh orang mengalami kecelakaan hingga masuk ke area jurang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan enam penumpang menjadi korban. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka berat dan satu orang mengalami luka ringan.

Kecelakaan terjadi di ruas jalan umum jurusan Sandominggo menuju Pantai Besar. Lokasi kejadian berada di kawasan Tanjakan Bukit Fatimah Sandominggo, Larantuka, yang menjadi jalur perjalanan masyarakat di wilayah Flores Timur.

Mobil yang mengalami kecelakaan ditemukan dalam kondisi terbalik di bawah badan jalan. Posisi kendaraan yang berada di area jurang membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan melibatkan warga dan pihak terkait di sekitar lokasi.

Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial. Sejumlah dokumentasi memperlihatkan kondisi kendaraan setelah mengalami kecelakaan. Dalam salah satu gambar, terlihat warga bersama petugas berada di sekitar mobil yang sudah berada di area bawah jalan.

Baca Juga: De La Fuente Memuji Magis Lamine Yamal saat Hancurkan Kroasia di Sevilla

Dari tujuh orang yang berada di dalam mobil, dua di antaranya tidak dapat diselamatkan. Empat korban lainnya mengalami luka berat, sedangkan satu korban mengalami luka ringan.

Seluruh korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke RSUD Larantuka untuk mendapatkan penanganan medis. Proses evakuasi menjadi bagian penting dalam penanganan kecelakaan mengingat kendaraan berada di area jurang.

Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan yang terjadi di wilayah Flores Timur. Kondisi jalan yang memiliki tanjakan dan area dengan kontur cukup curam membuat pengendara perlu lebih berhati-hati, terutama ketika melintas pada malam hari.

Hingga informasi ini diperoleh, penyebab pasti mobil tersebut sampai keluar jalur dan masuk ke jurang belum dijelaskan secara rinci. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kecelakaan dipicu kondisi kendaraan, faktor jalan, maupun faktor lain.

Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Gelar Bootcamp Road To Cari Aman Academy, Siapkan School Safety Riding

Identitas seluruh korban juga belum disebutkan secara lengkap dalam informasi yang beredar. Sementara itu, salah satu laporan media lokal menyebut salah satu korban merupakan mantan jurnalis TVRI.

Kecelakaan tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat setelah informasi dan dokumentasi kejadian tersebar. Warga di sekitar lokasi turut membantu proses penanganan sebelum seluruh korban mendapatkan pertolongan medis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna kendaraan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melewati jalur dengan kondisi medan menanjak maupun memiliki sisi jalan yang berbatasan dengan jurang. Berkendara dengan kecepatan yang sesuai dan tetap berkonsentrasi menjadi hal penting, terlebih ketika kondisi penerangan jalan terbatas.

Kecelakaan di Bukit Fatimah Sandominggo tersebut kini masih menjadi perhatian warga Flores Timur. Dua korban meninggal dunia meninggalkan duka bagi keluarga, sementara korban yang mengalami luka berat dan ringan masih menjalani penanganan medis di RSUD Larantuka.

(Maria Margartetha Nirong Gedo)
Sumber: Flores Terkini

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
larantuka Bukit Fatimah Bukit Fatimah Sandominggo Laka Maut Dua Tewas