RADAR JOGJA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandung, Jawa Barat, berujung insiden. Sebuah billboard berukuran besar roboh dan menimpa tiga bangunan di kawasan Jalan Buahbatu, Kecamatan Lengkong, Senin (28/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi cuaca di sekitar lokasi sedang diguyur hujan dan diterpa angin. Billboard yang berdiri di tepi jalan tiba-tiba ambruk hingga materialnya mengenai bangunan di sekitarnya.
Tiga bangunan yang terdampak terdiri dari warung, ruko, dan bengkel. Besarnya material yang jatuh membuat bagian bangunan tertutup reruntuhan dan menyebabkan empat orang yang berada di lokasi sempat terjebak.
Petugas gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi. Seluruh orang yang terjebak akhirnya berhasil dikeluarkan dari area terdampak.
Salah seorang korban sempat terjepit material sebelum berhasil diselamatkan. Korban dilaporkan mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan setelah dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian
Selain mengenai bangunan, material billboard juga berdampak pada kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Sebuah mobil yang tengah melintas terkena bagian material yang roboh. Kendaraan roda dua di sekitar area kejadian juga ikut terdampak.
Kejadian tersebut membuat petugas dari sejumlah unsur turun tangan. Kepolisian bersama pemadam kebakaran, Satpol PP, serta petugas terkait melakukan penanganan dan membersihkan material billboard.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong bagian konstruksi yang berukuran besar agar lebih mudah dipindahkan. Area sekitar lokasi juga diamankan untuk mencegah masyarakat mendekati material yang masih berpotensi membahayakan.
Insiden tersebut sempat memengaruhi arus kendaraan di Jalan Buahbatu. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas selama proses penanganan berlangsung agar kendaraan tetap dapat melintas dan tidak terjadi kepadatan lebih panjang.
Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada Lahar dan Awan Panas
Kondisi konstruksi billboard turut menjadi perhatian setelah peristiwa tersebut. Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan papan reklame memiliki beberapa lapisan yang menumpuk.
Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar delapan lapisan. Kondisi tersebut diduga membuat permukaan billboard semakin berat dan memberikan beban tambahan pada konstruksi ketika diterpa angin.
Tiang penyangga kemudian tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya patah dan membuat billboard ambruk. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk terkait kondisi konstruksi dan perawatan papan reklame.
Kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan. Selain kerusakan pada tiga bangunan, sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi ikut terdampak akibat tertimpa material.
Robohnya billboard di tengah cuaca buruk menjadi pengingat mengenai pentingnya keamanan konstruksi papan reklame, terutama yang berukuran besar dan berada di kawasan padat aktivitas.
Pemeriksaan secara berkala diperlukan untuk memastikan struktur penyangga tetap dalam kondisi layak. Risiko dapat semakin besar ketika papan reklame berada di tepi jalan, berdekatan dengan bangunan, dan setiap hari dilewati banyak kendaraan.
Baca Juga: 20 Ribu Ayam Umur Sepekan Mati Terbakar, Kandang di Gedangsari Gunungkidul Rugi Rp 2 Miliar
Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi. Area di sekitar papan reklame berukuran besar, pohon, maupun konstruksi yang berpotensi roboh sebaiknya dihindari hingga kondisi cuaca kembali aman.
Petugas telah menangani material billboard yang roboh dan mengamankan kawasan terdampak. Sementara itu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab ambruknya konstruksi tersebut sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
(Maria Margaretha Nirong Gedo)
Sumber :ANTARA Jawa Barat
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber