Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada Lahar dan Awan Panas 

Y
Penulis: Yunita Tri Hastuti❯

Ilustrasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: PVMBG)


Advertisement

Erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: PVMBG)

 

 

Advertisement

RADAR JOGJA- Gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru, kembali meletus pada Selasa (29/9/2026) pukul 07.41 WIB.

Erupsi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ini memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter dari puncaknya.

Melansir dari Jawa Pos, laporan dari Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Semeru, Mukdas Sofian, mengamati bahwa tinggi kolom letusan mencapai sekira 4.676 meter di atas permukaan laut.

Advertisement

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke arah timur," ujar Mukdas Sofian dalam keterangan resminya.

Aktivitas erupsi Gunung Semeru ini tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 125 detik.

Merespons peristiwa tersebut, warga pun dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, tepatnya di sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak.

Imbauan ini bertujuan untuk menghindari potensi perluasan awan panas serta aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bahaya Mengintai, Satelit BMKG Deteksi Sebaran Debu Vulkanik Semeru, Ibu, dan Gunung Dukono

Bahaya Mengintai, Satelit BMKG Deteksi Sebaran Debu Vulkanik Semeru, Ibu, dan Gunung Dukono

Satelit Himawari-9 BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik dari Gunung Semeru, Ibu, dan Dukono pada 10 Oktober 2026. Simak arah sebaran abu dan imbauan keselamatan bagi warga di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer