Jusuf Kalla Soroti Penembakan ASN di Papua, Dorong Pendekatan dan Pengertian Politis Kepada Warga

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 14:06 WIB
Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. (Cintia Yuliani/Radar Jogja) 

JOGJA - Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla menyoroti kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Jayawijaya yang terjadi Rabu (9/9) di Papua. Menurutnya, perlu adanya pendekatan kepada masyarakat dan memberikan pengertian politis dengan baik.

Tujuan pemberian pengertian politis secara baik agar masyarakat mengerti pembangunan Papua seharusnya dilakukan secara bersama-sama. Kendati demikian, dia sangat menyayangkan penembakan terhadap ASN yang sedang bertugas.

"Tentu sangat disayangkan, tentu perlu operasi yang betul," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Minggu (13/9).

Jika KKB masih melakukan tindakan kekerasan, aparat, baik TNI maupun Polri, akan mengambil langkah melalui operasi penindakan. Namun, kedua pihak juga perlu mengedepankan upaya pendekatan politik untuk menyelesaikan persoalan secara baik dan damai. Ia mencontohkan penyelesaian konflik secara damai pun pernah dilakukan di Aceh. Sehingga, dia berharap hal serupa juga terjadi di Papua. 

Baca Juga: Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Berfoto di Pantai Jungwok, Satu Meninggal

"Yang sebenarnya, Papua itu sudah diberikan anggaran cukup besar untuk pembangunan," katanya.

Dia membandingkan kondisi tersebut dengan negara lain yang berada di dekat Papua, yakni Papua Nugini. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Papua jauh lebih baik.

"Sehingga perlu diberikan suatu pengertian yang betul kepada mereka yang KKB itu," pungkasnya. (cin)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
kkb tni polri papua kekerasan Penembakan