RADAR JOGJA - Api kembali membakar sejumlah titik di lereng Gunung Arjuno-Welirang, kawasan Tahura Raden Soerjo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Sebelumnya, api sempat dinyatakan padam pada Jumat (21/8/2026).
Namun, hingga Selasa (25/8/2026), para petugas gabungan masih terus berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut.
Karhutla di kawasan Tahura Raden Soerjo pertama kali terjadi pada Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Viral! Ditinggal Bayar di Kasir, Tas Berisi Laptop Raib di Solaria Summarecon Mall Bogor
Saat itu, tiga titik api terdeteksi di bagian puncak dan Lapangan Kotak Gunung Arjuno-Welirang.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, menyampaikan bahwa per Sabtu (22/8/2026), lahan seluas lebih dari 146,85 hektare telah hangus terbakar.
Luas area yang terdampak berpotensi terus bertambah mengingat api belum sepenuhnya padam.
"Dari 146,85 hektare tersebut, seluas 144,05 hektare berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, sedangkan sisanya 2,80 hektare di wilayah Kota Batu," tutur Agustiningtyas, dikutip dari Jawa Pos Radar Batu, Selasa (25/8/2026).
Baca Juga: Sekaten Jogja 2026 Hari Ini Terakhir, Ini Agenda Terakhir yang Masih Bisa Dinikmati 26 Agustus
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyatakan bahwa penanganan intensif terus dilakukan melalui jalur darat dan udara menggunakan helikopter water bombing.
"Pada Jumat (21/8), api sebetulnya sempat padam. Namun, karena angin dan cuaca di Arjuno yang mudah berubah, api menyala kembali. Sejak itulah kami melaksanakan water bombing," tutur Gatot.
Untuk menjangkau lokasi kebakaran, Helikopter PK-DAP kembali dikerahkan dalam dua sortie operasi water bombing.
Setiap sortie melakukan empat kali penyiraman, sehingga total air yang dijatuhkan mencapai 8.000 liter.
Baca Juga: Kejati DIY Gagal Tunjukkan Sprindik, Pengadilan Negeri Jogja Gugurkan Status Tersangka Reno Candra
Gatot menambahkan, hingga Selasa (25/8), titik api masih terdeteksi di kawasan bawah Puncak Ogal Agil.
Tim gabungan terus melanjutkan penyiraman udara di dua titik fokus pemadaman.
Sejak Rabu (19/8), manajemen Tahura Raden Soerjo telah menghentikan sementara seluruh aktivitas pendakian di kawasan Gunung Arjuno-Welirang hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Editor : Meitika Candra Lantiva