Tercatat Punya 9 Meteran Listrik, Warga Sentolo Dicoret dari Penerima Bansos PKH

KULON PROGO - Carut-marut data penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali terjadi di Kabupaten Kulon Progo.
Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) asal Kapanewon Sentolo terpaksa kehilangan haknya setelah terdeteksi sistem memiliki sembilan meteran listrik.
Padahal, setelah ditelusuri di lapangan, warga tersebut hanya memiliki satu meteran listrik bersubsidi.
Temuan janggal ini bermula dari laporan warga saat evaluasi rutin bersama pendamping PKH di wilayah setempat. Penerima manfaat mengeluhkan dana bansos yang biasa diterimanya tak kunjung cair.
Ketua Tim PKH Kulon Progo Sulir, menjelaskan bahwa pendamping langsung melakukan penelusuran begitu mendapati adanya penghentian penyaluran bantuan tunai tersebut.
"Saat diverifikasi, pencoretan nama KPM tersebut didasarkan pada data sinkronisasi ID pelanggan PLN. Dalam sistem, penerima bansos tercatat memiliki sembilan ID pelanggan atau sembilan meteran listrik," ujar Sulir, Kamis (3/8/2026).
Mendapati kejanggalan tersebut, petugas pendamping PKH segera melakukan verifikasi faktual ke kediaman KPM di Sentolo.
Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan bahwa warga kurang mampu tersebut hanya menggunakan satu meteran listrik berdaya 450 VA subsidi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




