RADAR JOGJA - Aksi demonstrasi mahasiswa UI di Jakarta kembali mendapat perhatian setelah polisi menemukan beberapa oknum yang membawa senjata tajam dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa tersebut.
Temuan tersebut menjadi bagian dari pengamanan yang di lakukan apparat saat aksi berlangsung.
Keberadaan senjata tajam di Tengah kerumunan tentu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan resiko terjadinya kericuhan.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan pengamanan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Mobil Komando Dihentikan, Fatimah BEM UI Copot Earphone Polisi di Tengah Aksi
Penanganan dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai temuan tersebut dan alasan bend aitu dibawa ke lokasi demonstrasi.
Situasi seperti ini cukup mengkhawatirkan, terutama Ketika massa sedang berkumpul dalam jumlah banyak.
Jika terjadi kericuhan, keberadaan benda tajam berbahaya dan bisa membuat keadaan semakin sulit dikendalikan.
Temuan tersebut akhirnya menjadi pengingat bahwa membawa senjata tajam ke Tengah kerumunan bukan hal yang sepele.
Baca Juga: Hancurkan Malaysia, Vietnam Tantang Thailand di Final ASEAN Championship 2026
Pengamanan yang dilakukan bukan hanya untuk menjaga petugas, tetapi juga untuk melindungi peserta aksi demonstrasi yang lain serta Masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Padahal, aksi mahasiswa pada dasarnya menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan kritik.
Karena itu, keamanan selama demonstrasi juga perlu menjadi perhatian agar penyampaian pendapat tidak justru berubah menjadi persoalan baru.
Baca Juga: Aston Villa Rekrut Matteo Ruggeri dan Kiper Zion Suzuki
Temuan senjata tajam tersebut menjadi salah satu hal yang ikut mewarnai pengamanan aksi di Jakarta.
Namun, temuan itu tidak serta-merta berarti seluruh peserta aksi membawa atau terlibat dalam kepemilikan senjata tersebut.
Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan siapa yang membawa dan apa tujuan membawanya.
Editor : Meitika Candra Lantiva