Viral! Kursi Gibran Dipindah dengan Jajaran Menteri saat Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Beberkan Alasannya!

Khansa Qisthi Fathinah • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 11:05 WIB
Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Senin (20/7/2026) Kursi Gibran Dipindah ke Jajaran Menteri mencuri perhatian publik, (Youtube/Sekretariat Presiden)
Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Senin (20/7/2026) Kursi Gibran Dipindah ke Jajaran Menteri mencuri perhatian publik, (Youtube/Sekretariat Presiden)

 

RADAR JOGJA - Istana Kepresidenan buka suara terkait perubahan posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Posisi Gibran yang kali ini berada di deretan kursi para menteri sempat menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perpindahan posisi duduk tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan politik maupun hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Gibran.

Ia memastikan perubahan itu dilakukan semata-mata karena alasan teknis demi kelancaran jalannya sidang kabinet.

Baca Juga: Resmi Perkuat Manchester City, Elliot Anderson Akui Kevin De Bruyne Jadi Inspirasi

“Itu murni alasan teknis karena penggunaan teleprompter Presiden,” ujar Prasetyo Hadi.

Menurut Prasetyo, penggunaan teleprompter dalam Sidang Kabinet Paripurna membutuhkan penyesuaian tata letak ruangan agar Presiden dapat menyampaikan arahan kepada para menteri dengan lebih nyaman.

Karena alasan tersebut, posisi duduk Wakil Presiden kemudian disesuaikan tanpa memiliki makna atau pesan politik tertentu.

Ia juga meminta publik untuk tidak mengaitkan perubahan susunan tempat duduk tersebut dengan berbagai isu yang berkembang.

Prasetyo menegaskan bahwa pengaturan posisi kursi hanya disesuaikan dengan kebutuhan teknis pelaksanaan sidang dan tidak menunjukkan adanya perubahan dalam hubungan kerja antara Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga: Luka Modric Termotivasi Bawa AC Milan Bangkit setelah Teken Perpanjangan Kontrak

Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Senin (20/7/2026).
Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Senin (20/7/2026).

 

“Tidak ada makna apa-apa. Jangan ditafsirkan macam-macam. Itu hanya pengaturan teknis agar penggunaan teleprompter berjalan dengan baik,” kata Prasetyo.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga, serta sejumlah pejabat terkait.

Agenda sidang difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program pemerintah sekaligus pembahasan berbagai langkah strategis yang akan dijalankan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo turut memberikan arahan kepada seluruh jajaran kabinet mengenai percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah serta pentingnya menjaga koordinasi antarkementerian agar target pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Valverde Antusias Dilatih Mourinho, Targetkan Real Madrid Sapu Bersih Gelar Musim 2026/27

Perubahan posisi duduk Gibran yang sempat menjadi sorotan pun dipastikan tidak memiliki kaitan dengan dinamika politik maupun struktur pemerintahan.

Istana menegaskan bahwa penyesuaian tersebut murni dilakukan untuk mendukung aspek teknis selama Sidang Kabinet Paripurna berlangsung.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Kursi Gibran Dipindah dengan Jajaran Menteri Sidang Kabinet Paripurna Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka istana kepresidenan presiden prabowo subianto