Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polbangtan Kementan Perkuat Kolaborasi Tanam Serempak di Aceh Barat Daya

Yogi Isti Pujiaji • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:27 WIB
gerakan tanam serempak yang dilaksanakan di Desa Ladang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Jumat (3/7/2026).
SWASEMBADA PANGAN: Gerakan tanam serempak di Desa Ladang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Jumat (3/7/2026). (ISTIMEWA)

 

ACEH BARAT DAYA – Komitmen mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, brigade pangan, TNI–Polri, dan petani. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui gerakan tanam serempak yang dilaksanakan di Desa Ladang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Politeknik Pembangunan Pertanian Polbangtan Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) sebagai bagian dari dukungan Kementerian Pertanian dalam mempercepat peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan.

Gerakan tanam serempak dilaksanakan pada lahan optimalisasi lahan (oplah) seluas 193,41 hektare. Hingga awal Juli 2026, realisasi tanam di Kabupaten Aceh Barat Daya telah mencapai 543,11 hektare. Atau sekitar 69,6 persen dari target 780,78 hektare.

Aceh Barat Daya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan gerakan tanam serempak yang digelar Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian secara nasional. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan dilaksanakan serentak di 25 provinsi pada lokasi oplah 2024–2025 serta lahan cetak sawah rakyat (CSR) 2025 dengan target tanam mencapai sekitar 50 ribu hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kolaborasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. "Kolaborasi adalah kunci. Tanpa sinergi pusat dan daerah, target besar seperti swasembada dan kemandirian pangan tidak akan tercapai secara optimal," ujar Mentan Amran.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan, gerakan tanam serempak merupakan langkah konkret untuk meningkatkan indeks pertanaman, memperluas areal tanam, serta mempercepat produksi pangan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. "Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal," kata Idha.

Mewakili Bupati Aceh Barat Daya, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya Amrizal menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, BRMP PKH, BRMP Aceh, Polbangtan Yoma, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan pendampingan bagi pembangunan sektor pertanian di daerahnya.

Menurutnya, gerakan tanam serempak menjadi bukti nyata kuatnya sinergisitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, perguruan tinggi, penyuluh pertanian, brigade pangan, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan.

"Dengan kolaborasi yang semakin erat serta pendampingan yang berkelanjutan, kami optimistis Kabupaten Aceh Barat Daya dapat menjadi salah satu lumbung pangan di Provinsi Aceh sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada pangan nasional," ujarnya.

Mewakili Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, Liaison Officer (LO) Brigade Pangan Aceh Barat Daya Sunardi menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan gerakan tanam serempak. "Saya mewakili Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, jajaran Kementerian Pertanian, TNI–Polri, penyuluh pertanian, brigade pangan, para petani, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam mendukung percepatan tanam di daerah ini," ungkap Sunardi.

Ia berharap gerakan tanam serempak menjadi momentum untuk memperkuat sinergisitas seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta membangun optimisme bahwa Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi berkelanjutan.(yog)

Editor : Yogi Isti Pujiaji
#gerakan tanam serempak #swasembada pangan #Brigade Pangan #Polbangtan #Kementerian Pertanian