RADAR JOGJA - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melalui Sekretariat Jenderal MPR RI meminta maaf atas polemik dalam Lomba Cerdas Cernat Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat.
MPR telah menonaktifkan dewan juri dan MC yang terlibat dalam kegiatan tersebut karena dianggap kurang teliti dalam bekerja.
Keputusan ini diambil sebagai langkah tegas pasca insiden pengurangan poin yang dinilai tak adil terhadap peserta SMAN 1 Pontianak (Regu C) dalam babak final yang digelar Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: UAJY Tambah Dua Guru Besar Baru dari Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum
"Sekretariat Jenderal MPR RI telh menonaktifkan Juri dan MC pada Kegiatan LLC ini," demikian pernyataan resmi Sekretariat Jenderal MPR RI sebagaimana dilansir dalam Instagram resmi mprgoid, Selasa (12/5/2026).
Sebagai kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, MPR menyatakan lomba pendidikan harus menjunjung tinggi sportivitas, objektivitas, keadilan serta semangat pembelajaran yang konstruktif.
Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Crystal Palace Premier League Kamis 14 Mei 2025,
MPR mengakui adanya kelalaian juri yang memicu kontoversi di media sosial terkait penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba.
Selain menonaktifkan pihak terkait, MPR juga menyebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba, sekaligus mengapresiasi peserta, guru prndamping, panitia daerah, dan masyarakat yang memberi perhatian terhadap kegiatan pendidikan kebangsaan tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva