Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UPDATE Gempa Sulawesi Utara: Magnitudo 7,3 Disusul 3 Gempa Kuat, Gereja di Ternate Rusak dan Warga Mengungsi ke Gunung

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 2 April 2026 | 08:27 WIB
Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate rusak usai diguncang gempa Bitung berkekuatan magnitudo 7,3, Kamis (2/4/2026) pagi. (Foto: Istimewa)
Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate rusak usai diguncang gempa Bitung berkekuatan magnitudo 7,3, Kamis (2/4/2026) pagi. (Foto: Istimewa)

 Bitung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi terkait gempa tektonik yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis pagi (2/4/2026). Gempa utama berkekuatan magnitudo 7,3 di perairan Bitung kini diketahui telah diikuti oleh setidaknya tiga gempa susulan berkekuatan signifikan, sementara laporan kerusakan mulai berdatangan dari Kota Ternate dan sekitarnya.

BMKG memastikan bahwa status SIAGA TSUNAMI masih berlaku untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara pasca-gempa yang terjadi pukul 05.48 WIB tersebut. 

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa aktivitas seismik masih terus terjadi pasca-gempa utama. Berdasarkan data yang dihimpun, gempa susulan pertama terjadi pukul 06.07 WIB dengan magnitudo 5,5 di kedalaman 10 kilometer. 

Susulan kedua kembali terjadi pukul 06.12 WIB dengan magnitudo 5,2 di kedalaman 27 kilometer, disusul gempa susulan ketiga pukul 06.26 WIB berkekuatan magnitudo 3,7 di wilayah Jailolo, Maluku Utara. 

"Gempa susulan diperkirakan akan terus bertambah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi dalam beberapa jam ke depan," demikian keterangan Badan Geologi Kementerian ESDM dalam laporannya. 

Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa guncangan gempa yang berpusat di tenggara Bitung ini tidak hanya dirasakan kuat, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan. BPBD setempat melaporkan bahwa Gereja Kalvari yang berada di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, mengalami kerusakan akibat guncangan. 

Baca Juga: BPS Sebut Inflasi di Kota Jogja Imbas Perang Global serta Kebutuhan Lebaran

Selain itu, beberapa rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang. "Info sementara ada beberapa kerusakan bangunan gedung, salah satunya Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi. Ada juga beberapa rumah (rusak)," tulis BPBD Bitung dalam laporan awalnya. 

Fenomena air laut surut yang terjadi pasca-gempa memicu kepanikan warga. Sejumlah warga di pesisir Ternate terlihat mengungsi ke daerah yang lebih tinggi, termasuk ke lereng gunung, sebagai respons atas potensi tsunami. 

BMKG telah mengeluarkan pemodelan potensi tsunami dengan estimasi waktu tiba gelombang untuk berbagai wilayah. Berdasarkan data yang diperbarui, terdapat 7 wilayah berstatus SIAGA dan 3 wilayah berstatus Waspada.

Baca Juga: Tidar Borobudur 10K, Ajang Angkat Citra Kota Magelang di Hari Jadi ke-1.120

Status SIAGA (Potensi tsunami dengan estimasi waktu tiba):

1. Kota Ternate, Maluku Utara (estimasi tiba: 05:53:14 WIB)

2. Halmahera, Maluku Utara (estimasi tiba: 05:54:14 WIB)

3. Kota Tidore, Maluku Utara (estimasi tiba: 05:56:14 WIB)

4. Kota Bitung, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:12:14 WIB)

5. Minahasa Bagian Selatan, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:17:14 WIB)

6. Minahasa Selatan Bagian Selatan, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:18:14 WIB)

7. Minahasa Utara Bagian Selatan, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:18:14 WIB)

Baca Juga: Gempa Tektonik Magnitudo 7,3 Guncang Sulawesi Utara Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami

Status WASPADA:

1. Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:14:14 WIB)

2. Minahasa Utara Bagian Utara, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:15:14 WIB)

3. Bolaang Mongondow Bagian Selatan, Sulawesi Utara (estimasi tiba: 06:21:14 WIB) 

Berdasarkan laporan BMKG, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah.

Di Ternate, intensitas mencapai V-VI MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk, banyak orang terbangun, dinding retak). Sementara di Manado tercatat IV-V MMI (Getaran dirasakan oleh banyak orang, barang-barang tergantung bergoyang). 

Baca Juga: Gunung Merapi Masih Level III Siaga, 159 Kali Guguran dan 29 Luncuran Lava Pijar ke Barat Daya dalam 24 Jam Terakhir

Wilayah lain seperti Gorontalo, Bone Bolango, dan Gorontalo Utara merasakan guncangan dengan skala III MMI (Getaran nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).

BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam status Siaga dan Waspada untuk tetap tenang namun waspada.

Masyarakat diminta melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi jika berada di zona merah potensi tsunami. 

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa sebelum kembali ke dalam rumah," ujar Muhammad Zulkifli, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado. 

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menjauhi tebing-tebing yang berpotensi longsor, terutama jika terjadi hujan. 

Nelson Rumangkik, warga Bitung, mengaku sangat terkejut dengan guncangan yang terjadi saat sebagian besar warga baru memulai aktivitas pagi.

Baca Juga: WFH di Hari Jumat Khawatir Jadi Long Weekend, Wali Kota Magelang Kaji Sepeda

"Belum lama bangun tidur, langsung gempa. Kami semua langsung lari keluar rumah. Kuat sekali gempanya," ujar Nelson. 

Meski guncangan terasa sangat kuat, Nelson menyebutkan bahwa kondisi di lingkungan tempat tinggalnya masih terpantau aman.

 "Saya belum tahu apakah ada kerusakan di tempat lain atau tidak. Yang pasti di tempat kami semua aman, tidak ada kerusakan atau korban," imbuhnya. (iwa)

(Sumber: BMKG, BNPB, BPBD Sulut & Malut) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gempa bitung #Gempa Sulawesi Utara #Gereja Kalvari kelurahan Lelewi #gempa susulan #potensi tsunami