Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kronologi Kebakaran Panti Jompo di Manado Tewaskan 16 Lansia

Magang Radar Jogja • Senin, 29 Desember 2025 | 22:26 WIB



RADAR JOGJA - Tragis, 16 lanjut usia (lansia) menjadi korban keganasan Si Jago Merah di Panti Jompo Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (28/12/2025) dan menyebabkan lansia tersebut tewas.

Kejadian sekitar pukul 20.00 WITA itu menggemparkan warga.

Kronologi

Berdasarkan informasi awal, api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang bangunan panti.

Api merambat cepat ke area lainnya.

Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 20.36 WITA.

Dalam waktu singkat, api membesar serta melahap bangunan Panti Jompo dan seisinya.

Selanjutnya, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi kejadian.

Kobaran api pun berhasil dipadamkan setelah satu jam proses pemadaman sekitar pukul 21.30 WITA.

“Saat ini korban meninggal berjumlah 16 orang, informasi data awal belasan lainnya selamat dan sudah di evakuasi,” ujar Sertu Kreswanto selaku Babinsa Ranomuut, dilansir bukumata.id.

Selain pemadam kebakaran, warga sekitar juga membantu proses evakuasi dan pemadaman api pada panti tersebut.

Menurut keterangan saksi setempat, Steven, api membesar cepat dan melahap bangunan Panti Jompo.

“Kami evakuasi yang selamat, di belakang ada enam orang. Namun karena yang selamat ini sudah lansia kehabisan oksigen dan meninggal,” ujar Steven kepada awak media.

Steven juga menjelaskan bahwa proses evakuasi korban lainnya dilakukan dengan memanjat pagar tembok setinggi 3 hingga 4 meter.

Dalam proses evakuasi tersebut, terdengar suara ledakan yang berasal dari dapur panti serta terdengar pula teriakan meminta pertolongan yang diduga berasal dari para korban akibat terjebak panas dan asap.

Sebanyak 16 jenazah tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi.

Sebab sebagian korban tewas mengenaskan dan sudah tidak bisa dikenali.

Sekretaris Daerah (Sekda) Manado, Steaven Dandel, mengatakan terdapat 19 lansia yang berhasil selamat dalam insiden ini namun, tiga diantaranya dibawa ke Rumah Sakit karena mengalami luka bakar.

Dua korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Manado, sementara satu korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Awaloi Manado.

Dugaan api berasal dari belakang bangunan Panti Wedha yang kemudian dengan cepat merayap menuju bangunan panti.

Namun hingga kini, awal mula munculnya api masih terus dilakukan olah TKP oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulut.

Sejumlah saksi, termasuk pengelola panti dan warga sekitar, dimintai keterangan guna merekonstruksi kronologi kejadian secara menyeluruh.

“Bidlabfor melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui kronologi serta penyebab pasti kebakaran,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan.

(Salwa Caesy)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#lansia #kronologi #kebakaran panti jompo #Panti Jompo Werdha Damai #Manado