Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Banjir Sumatera dan Aceh, Kemenbud Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Pembersihan dan Perbaikan Cagar Budaya dan Pelaku Budaya

Magang Radar Jogja • Selasa, 23 Desember 2025 | 21:02 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan bangunan Masjid Pesantren Darul Mukhlisin di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang yang dikepung gelondongan kayu akibat banjir bandang.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan bangunan Masjid Pesantren Darul Mukhlisin di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang yang dikepung gelondongan kayu akibat banjir bandang.

RADAR JOGJA - Kementrian Kebudayaan (Kemenbud) anggarkan sebesar Rp 11 miliar untuk membantu proses awal pembersihan serta perbaikan pada cagar-cagar budaya yang rusak akibat adanya bencana banjir bandang yang menerjang Provinsi Sumatera.

Terdapat sebanyak 70 cagar budaya di Provinsi Sumatera yang terkena dampak banjir bandang ini.

Mayoritas kerusakan terjadi pada cagar budaya seperti masjid, gereja, museum, dan makam-makam tua.

Anggaran dana tersebut bukan hanya untuk perbaikan cagar budaya, melainkan juga ditujukkan kepada pelaku budaya.

“Akan kita bantu perbaiki termasuk para pelaku budayanya,” ucap Menteri Kebudayaan Fadli Zon di hadapan awak media.

Menurutnya, mayoritas situs yang terdampak merupakan cagar budaya yang berada di tingkat kabupaten kota dan provinsi.

Selain itu, terdapat pula yang belum didaftarkan secara administratif namun memiliki nilai budaya yang kuat.

“Kita sudah menyiapkan anggarannya, dukungannya, dan sudah di data. Memang ada yang rusak ringan, sedang, maupun berat,” ujarnya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, cagar budaya yang terdampak bertambah jumlahnya lebih dari 100 lokasi.

“Cagar budaya yang terdampak sekarang angkanya lebih dari 100, karena kemarin sulit menjangkau daerah dengan akses yang terputus,” ungkap Fadli.

Kemenbud juga menjelaskan proses upaya penanganan cagar budaya yang terkena dampak tersebut akan dimulai pekan depan dengan melibatkan gotong-royong serta kerjasama warga setempat.

“Segera nanti kita kerjasama dengan warga, kita tau prioritas yang utama itu masyarakat. Pada waktu bencana yang kita lakukan mitigasi tanggap darurat,” tambahnya. (Salwa Caesy)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#aceh #pelaku budaya #Menteri Kebudayaan Fadli Zon #cagar budaya #fadli zon #banjir sumatera #Kemenbud #Anggarkan Rp 11 Miliar #Pembersihan dan Perbaikan Cagar Budaya