Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pendakian Gunung Semeru Resmi Diperpanjang Penutupannya, TNBTS Antisipasi Cuaca Ekstrem

Magang Radar Jogja • Kamis, 11 Desember 2025 | 17:50 WIB
Gunung Semeru.
Gunung Semeru.

RADAR JOGJA - Jalur pendakian Gunung Semeru kembali ditutup dan masa penutupan tersebut resmi diperpanjang oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Keputusan ini diambil setelah mencermati perkembangan aktivitas vulkanik Semeru serta imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025.

Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan bahwa penutupan pendakian berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Langkah ini diambil demi keselamatan pengunjung di tengah risiko bencana alam seperti hujan deras, tanah longsor, dan angin kencang yang diprediksi dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Keputusan ini sebagai bentuk antisipasi dan perlindungan demi keselamatan para pengunjung. Potensi cuaca ekstrem membuat jalur pendakian tidak aman,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Penetapan kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Pengumuman Nomor PG.21/T.8/TU/HMS.01.08/B/12/2025 tentang Perpanjangan Penutupan Pendakian Gunung Semeru.

Pendaki yang sudah membeli tiket melalui sistem pemesanan daring di laman resmi bromotenggersemeru.id pada periode 20 November–18 Desember 2025 diberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang (reschedule).

Namun, TNBTS belum dapat memastikan kapan jalur pendakian akan kembali dibuka.

“Mekanismenya nanti diumumkan setelah ada kepastian pembukaan kembali jalur pendakian,” jelas Rudijanta.

Meski Semeru ditutup, aktivitas wisata di kawasan TNBTS tidak sepenuhnya berhenti.

Gunung Bromo dan Ranu Regulo masih dibuka untuk kunjungan wisatawan.

Bagi wisatawan yang tetap ingin menikmati alam Bromo Tengger Semeru, kedua lokasi ini menjadi alternatif utama.

Walau demikian, TNBTS mengimbau pengunjung menghindari area rawan bencana, terutama di sekitar kawah Bromo atau titik-titik yang dekat dengan alat pemantau kegempaan.

TNBTS juga menegaskan pihaknya akan memberikan tindakan tegas terhadap aktivitas pendakian ilegal yang dilakukan selama masa penutupan. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Jalur Pendakian #Cuaca Ekstrem #tnbts #ditutup #aktivitas vulkanik #gunung semeru #Kebijakan