RADAR JOGJA – Jumlah korban akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terus meningkat
Hingga kini jumlah korban meninggal dunia mencapai 914 orang.
Jumlah tersebut berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dihimpun pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Memasuki Minggu sore (7/12/2025), jumlah tersebut meningkat menjadi 940 korban jiwa.
Dengan rincian data yang dihimpun, 366 orang meninggal di Aceh, 226 di Sumatera Barat, dan 329 di Sumatera Utara.
Adapun total korban luka di ketiga provinsi itu diperkirakan mencapai sekitar lima ribu orang.
Sementara itu, jumlah korban hilang terbanyak tercatat di Sumatera Barat dengan 213 orang, disusul Aceh sebanyak 97 orang, serta Sumatera Utara 82 orang.
BNPB menyampaikan bahwa upaya pencarian serta penyelamatan korban hilang akan terus dioptimalkan dan dipercepat.
Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia pada Sabtu, 6 Desember 2025, Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menjelaskan bahwa data korban masih terus berubah.
Hal ini karena sebagian warga yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan selamat di lokasi berbeda.
Ia berharap jumlah ini bisa terus menurun hingga proses pencarian dan pertolongan benar-benar dapat meminimalkan angka korban hilang.
Baca Juga: Bukan Menu Kuliner Biasa! Sayur Lodeh Dipercaya Sebagai Penolak Bala, Ini Dia Faktanya!
Ia menambahkan, jumlah korban meninggal, hilang, terluka, serta pengungsi masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya proses evakuasi dan pembersihan material banjir bandang dan longsor.
Hingga saat ini, sejumlah ruas jalan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih terputus.
Akses listrik dan jaringan komunikasi di wilayah terdampak juga belum sepenuhnya pulih. (Alena Mutiara)
Editor : Meitika Candra Lantiva