RADAR JOGJA - Bencana banjir dan longsor kembali mengguncang sejumlah wilayah di Sumatera sejak pertengahan November.
Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat menjadi daerah terdampak paling parah.
Selain menimbulkan puluhan korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi dan infrastruktur utama mengalami kerusakan serius.
Pemerintah Aceh resmi menetapkan status tanggap darurat mulai 28 November hingga 11 Desember 2025.
Hampir seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut terdampak banjir dan longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh melaporkan lebih dari 119 ribu penduduk terpapar bencana, sementara 20.759 warga mengungsi.
Sedikitnya 30 korban meninggal dan 16 lainnya masih hilang.
Daerah terdampak meliputi Pidie, Aceh Besar, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan.
Solok Terendam, Status Darurat Berlaku
Di Sumatera Barat, Pemerintah Kota Solok lebih dulu menetapkan status darurat sejak 25 November.
Banjir merendam pemukiman di Kecamatan Tanjung Harapan dan Lubuk Sikarah, memaksa 3.362 jiwa terdampak mencari tempat aman.
Deliserdang Kelumpuhan Aktivitas
Ratusan rumah di Deliserdang, Sumatera Utara, tergenang akibat hujan tanpa henti.
Tiga puluh desa terdampak, satu warga di Tanjung Gusta dilaporkan meninggal, dan sebuah jembatan gantung rusak diterjang arus deras.
Agam Dihantam Banjir Bandang
Bencana banjir bandang menerjang Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, menewaskan 10 orang.
Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan.
Sebanyak 135 keluarga terpaksa mengungsi karena rumah rusak tertimbun material.
Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah Terisolir
Penanganan darurat di Tapanuli Utara belum optimal.
Korban tewas bertambah menjadi 9 orang, sementara 31 warga lainnya masih dicari.
Dalam empat hari, kepolisian mencatat 54 peristiwa bencana terjadi secara beruntun.
Sementara itu, Tapanuli Tengah dalam kondisi terisolir akibat akses jalan, jaringan listrik, dan telekomunikasi terputus.
Pemerintah daerah menyebut wilayah tersebut hanya bisa ditembus melalui udara via Bandara Pinangsori atau lewat jalur laut dari Sibolga.
Ancaman Belum Usai
Hingga 27 November, sembilan kabupaten/kota di Aceh, 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara, serta sejumlah wilayah di Sumatera Barat, termasuk Padang, Solok, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Agam masih terendam banjir.
Beberapa ruas jalan nasional terputus karena genangan mencapai 70 sentimeter, menghambat distribusi logistik dan evakuasi warga.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di kawasan Sumatera bagian utara masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah dan relawan diminta terus bersiaga menghadapi kemungkinan bencana susulan. (Retno Anggi Kusuma Dewi)
Editor : Meitika Candra Lantiva