RADAR JOGJA - Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mengeluhkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp 900 ribu yang belum masuk rekening hingga pekan pertama November 2025.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan masyarakat tidak perlu panik.
Pasalnya, proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap sejak pencairan dimulai pada 20 Oktober 2025.
Program ini menargetkan sekitar 35 juta penerima di seluruh Indonesia melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) maupun PT Pos Indonesia.
Kemensos menyebut ada beberapa faktor keterlambatan.
Di antaranya, penyaluran yang dilakukan per wilayah, ketidaksesuaian data pada sistem seperti NIK atau nama yang tidak cocok dengan KTP, serta penerima tanpa rekening yang menunggu jadwal pencairan melalui Kantor Pos.
Bagi penerima yang belum memiliki rekening bank, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Hanya saja, waktu pencairan di Kantor Pos umumnya berbeda dari jadwal bank penyalur, sehingga prosesnya bisa sedikit lebih lama.
Bagi penerima yang merasa berhak namun dana belum cair, Kemensos menyediakan layanan pengaduan resmi melalui Hotline Bansos 0811-10-222-10, SMS 1708, email [bansos@kemensos.go.id](mailto:bansos@kemensos.go.id), dan akun X (Twitter) @lapor1708.
Kemensos mengimbau masyarakat untuk memantau informasi melalui akun resmi @kemensosri guna menghindari hoaks. (Silvia Oktaviani)