Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wartawan CNN Indonesia Diana Valencia Dicabut ID Liputan Istana, Netizen: Pertanyaan Kritis Kok Dibungkam?

Magang Radar Jogja • Senin, 29 September 2025 | 21:19 WIB
Ilustrasi pesan pamitan wartawan CNN.
Ilustrasi pesan pamitan wartawan CNN.

RADAR JOGJA - Pencabutan kartu identitas liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, menuai gelombang reaksi publik di media sosial.

Keputusan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden itu disebut-sebut terjadi setelah Diana mengajukan pertanyaan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah pesan yang beredar, Diana menyampaikan dirinya tak lagi menjadi wartawan istana lantaran ID card liputannya sudah ditarik.

Alasannya, ia dianggap bertanya di luar konteks acara.

Langkah ini memantik kritik warganet.

Akun @2KangKomen menilai tugas jurnalis justru menggali informasi yang seringkali tidak nyaman bagi pihak berwenang.

“Pertanyaan di luar konteks itu justru bisa jadi pertanyaan yang mewakili publik", tulisnya.

Nada serupa disampaikan akun @masibnoeidris yang menilai pertanyaan Diana relevan dengan kepentingan nasional.

“Jawaban Presiden juga strategis. Jadi mengapa jurnalisnya justru dibatasi?,” katanya.

Gelombang komentar ini menunjukkan publik tidak tinggal diam.

Pencabutan ID liputan justru memantik perdebatan yang lebih luas soal ruang kebebasan pers di Indonesia.

Bagi banyak warganet, kasus ini bukan hanya soal satu jurnalis, melainkan cermin bagaimana pemerintah menghadapi kritik dan pertanyaan kritis dari media. (Silvia Oktaviani)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#bpmi #Wartawan CNN indonesia #pertanyaan kritis #dibungkam #netizen #dicabut #Jurnalis cnn indonesia #warganet #Diana Valencia #Prabowo Subianto #ID Liputan Istana