Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terjadi di Bengkulu, Seorang Balita Mengeluarkan Cacing dari Mulut, Begini Kondisi Terkini

Bahana. • Rabu, 17 September 2025 | 22:23 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Balita berusia 1 tahun 8 bulan, Khaira Nur Sabrina, warga Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Seluma, Bengkulu, mendapat perhatian medis setelah belasan cacing gelang ditemukan keluar dari mulutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, menjelaskan bahwa balita asal Desa Sungai Petai yang mengeluarkan belasan cacing dari mulutnya saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Kondisi balita tersebut memerlukan penanganan serius mengingat gejala yang dialami cukup berat dan berisiko terhadap tumbuh kembangnya.

Dari hasil analisis awal, balita tersebut diduga mengalami gejala gizi buruk yang diperparah dengan adanya infeksi cacing.

"Perlu penanganan khusus, selama ini kita intervensi gizi buruknya saja l, ternyata ada gejala cacingan," ucap Rudi, Senin (15/9).

Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas program dengan Puskesmas setempat dan Dinas Sosial untuk menangani kasus balita yang mengeluarkan cacing dari mulut.

Dari hasil penelusuran, diketahui orang tua pasien merupakan keluarga miskin yang tinggal di hunian tidak layak.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor risiko yang memperburuk kesehatan balita, sehingga diperlukan upaya penanganan menyeluruh, tidak hanya secara medis tetapi juga melalui intervensi sosial dan perbaikan lingkungan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dalam upaya penanganan kasus tersebut.

Melalui koordinasi lintas program, Dinkes berusaha mengintegrasikan layanan primer agar intervensi kesehatan bisa diberikan secara menyeluruh dan tepat sasaran.

Langkah yang dilakukan antara lain pemberian obat cacing kepada pasien serta pemberian makanan tambahan bagi keluarga.

Upaya ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan kondisi balita, tetapi juga mencegah kasus serupa terjadi kembali di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Kasus ini tercatat sebagai kejadian pertama di Kabupaten Seluma, sehingga menimbulkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun masyarakat setempat terkait pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#balita cacingan #cacing #gizi buruk #balita